PENGARUH KEBIJAKAN MONETER, NON-PERFORMING LOAN DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PENYALURAN KREDIT DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER, NON-PERFORMING LOAN DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP PENYALURAN KREDIT DI INDONESIA


Pengarang

FITRI MAGFIRAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Chenny Seftarita - 198009182008012014 - Dosen Pembimbing I
Talbani Farlian - 197604222002121003 - Dosen Pembimbing II
Amri - 197507192006041001 - Penguji
Asri Diana - 199405012020122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2201101010042

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Judul : Pengaruh Kebijakan Moneter, Non-Performing Loan
dan Capital Adequacy Ratio terhadap Penyaluran
Kredit di Indonesia
Penulis : Fitri Magfirah
Nim : 2201101010042
Fakultas/Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing I : Dr. Chenny Seftarita, S.E., M.Si
Pembimbing II : Talbani Farlian, S.E., M.A
Konsentrasi : Ekonomi Moneter

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh kebijakan moneter, non-performing loan dan capital adequacy ratio terhadap penyaluran kredit di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, hasil menunjukkan bahwa jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan. Selain itu, NPL dan CAR juga berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif. Sementara suku bunga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan. Dalam jangka panjang, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel suku bunga dengan arah negatif dan jumlah uang beredar dengan arah positif berpengaruh signifikan terhadap penyaluran kredit, sementara variabel NPL dan CAR tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dalam jangka panjang terhadap penyaluran kredit perbankan. Berdasarkan hasil penelitian ini, otoritas moneter dan perbankan perlu memperkuat efektivitas kebijakan secara terukur dan menyesuaikan strategi guna mendorong pertumbuhan kredit.

Kata Kunci: Kebijakan Moneter, Standar Kesehatan Perbankan, Kredit Perbankan

ABSTRACT Title : The Effect of Monetary Policy, Non-Performing Loan Capital Adequacy Ratio on Credit Disbursement in Indonesia Name : Fitri Magfirah Nim : 2201101010042 Faculty/Department : Economics and Business/Development Economics Supervisor I : Dr. Chenny Seftarita., S.E., M.Si Supervisor II : Talbani Farlian., S.E., M.A Concentration : Monetary Economics The purpose of this study is to analyze the effect of monetary policy, non-performing loans, and capital adequacy ratio on credit disbursement in Indonesia. This is a quantitative study utilising the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model. The results indicate that, in the short term, the money supply has a positive and significant impact on bank credit disbursement. Furthermore, NPLs and CARs also have a significant effect with a negative relationship. Meanwhile, interest rates do not show a significant effect on bank credit disbursement. In the long term, the results of this study indicate that the interest rate variable has a negative effect and the money supply has a positive effect on credit disbursement, whilst the NPL and CAR variables do not show a significant effect in the long term on bank credit disbursement. Based on these findings, monetary and banking authorities need to strengthen the effectiveness of policies in a measured manner and adjust strategies to encourage credit growth. Keywords: Monetary Policy, Banking Health Standards, Bank Credit

Citation



    SERVICES DESK