<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713675">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN SENSORI KOPI ARABIKA GAYO BERBAGAI ROASTERY MENGGUNAKAN SEDUHAN SYPHON DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Asmarani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas teknik pertanian</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi Arabika Gayo merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memiliki karakter sensori khas dan diakui secara internasional. Perbedaan perlakuan pascapanen, profil roasting, serta teknik penyeduhan dapat memengaruhi mutu sensori kopi meskipun berasal dari daerah yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian sensori kopi Arabika Gayo dari berbagai roastery menggunakan metode penyeduhan syphon serta menentukan alternatif terbaik berdasarkan sistem pendukung keputusan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian dilakukan dengan menggunakan lima sampel kopi Arabika Gayo yang berasal dari lima roastery berbeda, yaitu A1 (Aqilla Coffee Roastery), A2 (Kuta Alam Roastery), A3 (Benu Coffee Roastery), A4 (Linge Coffee Home Roasting), dan A5 (Gayo’s Best). Meskipun seluruh sampel menggunakan bahan baku kopi Arabika Gayo, perbedaan perlakuan pascapanen dan proses roasting pada masing-masing roastery diduga memengaruhi karakteristik sensori yang dihasilkan. Proses penyeduhan dilakukan menggunakan alat syphon dengan suhu air 90–95°C dan tingkat kehalusan gilingan kasar. Penilaian sensori dilakukan oleh panelis teridentifikasi terhadap delapan kriteria, yaitu aroma, flavour, acidity, body, aftertaste, sweetness, overall, dan defect. Data hasil penilaian panelis selanjutnya diolah menggunakan metode SAW melalui tahapan pembobotan kriteria, normalisasi matriks, dan perhitungan nilai preferensi untuk menentukan perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel A5 (Gayo’s Best) memperoleh nilai sensori tertinggi pada sebagian besar kriteria utama khususnya flavour, acidity yang seimbang, aftertaste yang bersih, sweetness, dan overall, serta memiliki nilai defect yang relatif rendah. Hal ini menunjukkan bahwa sampel tersebut memiliki keseimbangan cita rasa, kompleksitas sensori, dan mutu pengolahan yang lebih baik dibandingkan sampel lainnya. Metode penyeduhan syphon terbukti mampu menampilkan karakter asli kopi Arabika Gayo secara lebih jelas dan konsisten, sehingga mendukung proses evaluasi sensori oleh panelis. Penerapan metode SAW efektif dalam mengubah data subjektif hasil penilaian panelis menjadi keputusan yang objektif dan sistematis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kopi Arabika Gayo dari roastery Gayo’s Best merupakan alternatif terbaik berdasarkan evaluasi sensori menggunakan metode syphon dan analisis SAW. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri kopi, peneliti, serta konsumen dalam menentukan kualitas sensori kopi Arabika Gayo secara ilmiah dan terukur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713675</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 10:27:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 10:31:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>