<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713585">
 <titleInfo>
  <title>PERAN SMA DI KECAMATAN TAPAK TUAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEMANDIRIAN MELALUI RNKURIKULUM MERDEKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitrian Maudika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kemandirian siswa yang berdampak pada rendahnya motivasi belajar, kurangnya kontrol terhadap proses pembelajaran, serta meningkatnya kerentanan terhadap pengaruh negatif. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Tapak Tuan dalam membentuk karakter kemandirian siswa melalui Kurikulum Merdeka, 2) Untuk mendiskripsikan dan menganalisis faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter kemandirian melalui kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kecamatan Tapak Tuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 12 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) SMA di Kecamatan Tapak Tuan telah berupaya mengintegrasikan nilai-nilai kemandirian dalam proses pembelajaran melalui berbagai program dan kegiatan berbasis Kurikulum Merdeka 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter kemandirian meliputi dukungan lingkungan sekolah, peran guru, keterlibatan orang tua, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Kesimpulan 1) Sekolah berperan penting dalam membentuk karakter kemandirian siswa melalui Kurikulum Merdeka yang fleksibel dan berpusat pada siswa. 2) Pembentukan karakter kemandirian siswa dalam Kurikulum Merdeka dipengaruhi faktor internal  dan eksternal. Penelitian ini menyarankan 1) Peran sekolah perlu diwujudkan dengan memastikan bahwa kegiatan P5 benar-benar diarahkan untuk menumbuhkan kemandirian siswa, bukan sekadar formalitas atau rutinitas. 2) Sekolah, sebagai faktor penting, bersama pemerintah perlu meningkatkan pelatihan serta sosialisasi Kurikulum Merdeka secara berkelanjutan agar guru lebih memahami konsep, implementasi, dan penilaian yang sesuai dengan tujuan pembentukan karakter kemandirian siswa. 3) Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti secara lebih luas dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan variabel lain.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713585</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 17:40:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 09:39:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>