<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713559">
 <titleInfo>
  <title>PELAKSANAAN PROGRAM RUMAH SINGGAH OLEH DINAS SOSIAL KOTA BANDA ACEH DALAM PEMBINAAN ANAK JALANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raisa Zuhra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peraturan Walikota Bnada Aceh Nomor 46 Tahun 2016 tentang Susunan, Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, dan Tata Kerja Dinas Sosial Kota Banda Aceh, dalam pasal 9 huruf (f) dinyatakan bahwa Dinas Sosial Kota Banda Aceh memiliki kewenangan dalam hal pemeliharaan anak terlantar yang termasuk anak jalanan dalam memberikan pembinaan dan perlindungan dalam daerah kota. Namun, dalam kenyataannya adanya peningkatan anak jalanan serta belum optimal program rumah singgah tersebut.&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program rumah singgah dalam pembinaan anak jalanan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mengkaji upaya optimalisasi pelaksanaannya. &#13;
&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, serta studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan literatur terkait.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program rumah singgah telah berjalan melalui tahap penjangkauan, rehabilitasi sosial dan reintegrasi.  Namun, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan petugas dalam menangani anak jalanan yang sulit diatur atau kemampuan kognitif rendah, kurangnya pemahaman masyarakat, serta lemahnya surat pernyataan komitmen orangtua yang ditandai dengan pengabaian surat pernyataan sehingga masih adanya anak yang kembali ke jalan. Upaya optimalisasi yang dilakukan meliputi peningkatan koordinasi antarinstansi dan sosialisasi kepada keluarga dan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi kebijakan dalam meningkatkan efektivitas perlindungan dan pembinaan anak jalanan.&#13;
&#13;
Disarankan kepada Dinas Sosial Kota Banda Aceh untuk mengadakan sosialisasi kepada orangtua atau masyarakat gampong agar meningkatkan kesadaran peduli terhadap anak, meningkatkan kerja sama instansi terhadap keberadaan anak jalanan, dan disarankan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mengembangkan fasilitasi Rumah singgah agar pelaksanaanya dapat berjalan optimal.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 13:41:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 15:49:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>