<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713533">
 <titleInfo>
  <title>EKSITENSI ETNIS TIONGHOA DI TAPAKTUAN 1899-2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RESTI FAUZIAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Resti Fauziah. (2025). Eksistensi Etnis Tionghoa di Tapaktuan 1899-2024. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Drs. Mawardi, M.Hum., M.A. dan T.Bahagia Kesuma, S.Pd., M.Pd. &#13;
&#13;
Penelitian ini berjudul “Eksistensi Etnis Tionghoa di Tapaktuan 1899–2024” yang bertujuan untuk: (1) mengetahui awal keberadaan etnis Tionghoa di Tapaktuan, dan (2) mengidentifikasi strategi etnis Tionghoa dalam mempertahankan eksistensinya dari masa ke masa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) etnis Tionghoa di Tapaktuan datang secara mandiri dari wilayah Bakongan dan kemudian menetap di Tapaktuan seiring dengan perkembangan aktivitas ekonomi dan kolonial Belanda di kawasan tersebut. (2) Strategi etnis Tionghoa dalam mempertahankan eksistensinya berlangsung melalui beberapa periode penting sejarah Indonesia. Pada masa kolonial dan pendudukan Jepang, mereka turut berperan dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Selama masa revolusi kemerdekaan, sebagian anggota komunitas Tionghoa juga berkontribusi dalam upaya mendukung kemerdekaan. Pada periode peristiwa G30S/PKI, komunitas ini mengalami tekanan sosial dan diskriminasi, sedangkan pada masa konflik Aceh mereka relatif aman karena telah beradaptasi dengan masyarakat lokal. Pasca perdamaian Aceh, etnis Tionghoa di Tapaktuan tetap mampu mempertahankan eksistensinya melalui kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya yang harmonis dengan masyarakat sekitar.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Etnis Tionghoa, Eksistensi, Tapaktuan, Asimilasi, Sejarah Sosial&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ETHNIC GROUPS - CHINESE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EXISTENCE</topic>
 </subject>
 <classification>909.049 51</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 11:14:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 15:13:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>