INTEGRASI REGIONAL DAN TRANSISI ENERGI TERBARUKAN TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI NEGARA BELT AND ROAD INITIATIVE (BRI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INTEGRASI REGIONAL DAN TRANSISI ENERGI TERBARUKAN TERHADAP PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI NEGARA BELT AND ROAD INITIATIVE (BRI)


Pengarang

FADHILAL AHMAD - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Risya Varlitya - 198404262015042002 - Dosen Pembimbing I
Muhammad Ilhamsyah Siregar - 197807262002121002 - Dosen Pembimbing II
Muhammad Nasir - 197411112003121002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2201101010064

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini menganalisis pengaruh transisi energi terbarukan, integrasi regional, ukuran pemerintah, dan neraca transaksi berjalan terhadap pembangunan berkelanjutan di kawasan Belt and Road Initiative (BRI), dengan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel pemoderasi. Data yang digunakan berupa data panel tahunan periode 2006–2021 yang mencakup 52 negara anggota BRI dan dianalisis menggunakan Dynamic Panel Data Model dengan pendekatan two-step System GMM. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa integrasi regional multidimensi berpengaruh negatif signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan, sementara ukuran pemerintah dan neraca transaksi berjalan berpengaruh positif signifikan. Pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh negatif signifikan, namun interaksi antara integrasi regional dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, menegaskan adanya efek penguatan ketika keduanya berjalan secara simultan. Dalam jangka pendek, pembangunan berkelanjutan bersifat persisten, integrasi regional berpengaruh negatif signifikan, sedangkan ukuran pemerintah dan neraca transaksi berjalan berpengaruh positif signifikan. Transisi energi terbarukan belum menunjukkan pengaruh signifikan dalam jangka pendek. Implikasi kebijakan dari temuan ini menekankan perlunya reorientasi desain integrasi regional agar selaras dengan agenda keberlanjutan, penguatan peran belanja publik yang produktif dan ramah lingkungan, pengelolaan pertumbuhan ekonomi berbasis transformasi struktural hijau, serta penguatan stabilitas eksternal dan integrasi transisi energi terbarukan secara struktural dalam strategi pembangunan jangka panjang negara-negara BRI.
Kata kunci: pembangunan keberlanjutan, integrasi regional, transisi energi terbarukan, ukuran pemerintah, neraca transaksi berjalan, dan pertumbuhan ekonomi

This study analyzes the impact of renewable energy transition, regional integration, government size, and current account balance on sustainable development in the Belt and Road Initiative (BRI) region, with economic growth as a moderating variable. The data used is annual panel data for the period 2006–2021 covering 52 BRI member countries and analyzed using a Dynamic Panel Data Model with a two-step System GMM approach. Long-term estimation results show that multidimensional regional integration has a significant negative effect on sustainable development, while government size and current account balance have a significant positive effect. Economic growth also has a significant negative effect, but the interaction between regional integration and economic growth shows a positive and significant effect, confirming a strengthening effect when the two occur simultaneously. In the short term, sustainable development is persistent, regional integration has a significant negative effect, while government size and current account balance have a significant positive effect. The transition to renewable energy has not yet shown a significant impact in the short term. The policy implications of these findings emphasize the need to reorient regional integration designs to align with sustainability agendas, strengthen the role of productive and environmentally friendly public spending, manage economic growth based on green structural transformation, and strengthen external stability and the structural integration of renewable energy transition into the long-term development strategies of BRI countries. Keywords: sustainable development, regional integration, renewable energy transition, government size, current account balance, and economic growth

Citation



    SERVICES DESK