<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713479">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN RNUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS VII DI SMP NEGERI 2 KUTA BARO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dara Sahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diantara materi pembelajaran sains yang memerlukan pemahaman  mendalam adalah klasifikasi makhluk hidup. Namun, sejumlah studi mengungkapkan bahwa peserta didik kerap mengalami hambatan dalam memahami konsep klasifikasi. Salah satu faktor utama penyebabnya ialah penggunaan pendekatan pembelajaran yang masih konvensional dan belum memberi ruang untuk siswa secara aktif terlibat pada proses eksplorasi. Model Two Stay Two Stray termasuk suatu strategi dalam pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Spencer Kagan. Teknik ini bisa dipadukan dengan metode kepala bernomor (Numbered Heads Together) serta diterapkan pada berbagai mata pelajaran dan jenjang pendidikan. Struktur dua tinggal dua tamu memungkinkan setiap kelompok berbagi hasil diskusi serta informasi dengan kelompok lain, sehingga terjadi pertukaran gagasan yang lebih luas. Selain itu, media video pembelajaran yang dipergunakan bisa mengoptimalkan partisipasi serta keaktifan siswa selama kegiatan belajar berlangsung. Kajian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Hasil kajian membuktikan jika peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen mencapai 71,3% dan termasuk dalam kategori tinggi, sedang. Berdasarkan kedua skor rata-rata peningkatan hasil belajar maka didapatkan bahwa sig</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713479</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-09 18:45:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 08:56:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>