<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713471">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS LAJU SEDIMENTASI PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) WADUK KEULILING MENGGUNAKAN METODE MUSLE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAILA ASSYAWA FARSHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Teknik Sipil (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sedimentasi merupakan salah satu permasalahan yang dapat mempengaruhi kapasitas tampungan waduk dan umur guna waduk. Waduk Keuliling yang merupakan sumber air irigasi dan air baku di Kabupaten Aceh Besar berpotensi mengalami penurunan fungsi dan kapasitas akibat akumulasi sedimen yang berasal dari Daerah Aliran Sungai (DAS). Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang&#13;
menganalisis laju sedimentasi tahunan pada DAS Waduk Keuliling. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang paling mempengaruhi besarnya sediment yield serta menghitung laju sedimentasi yang masuk ke DAS Waduk Keuliling menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode MUSLE menghitung&#13;
besarnya sediment yield berdasarkan limpasan permukaan dan debit puncak. Data yang digunakan meliputi data curah hujan harian maksimum tahunan selama periode 2015 – 2024, peta Digital Elevation Model (DEM), peta jenis tanah, peta tutupan lahan 2009 dan 2024, dan peta batas DAS. Hasil analisis menunjukkan bahwa DAS Waduk Keuliling didominasi oleh jenis tanah Entisol-Inceptisol. Nilai&#13;
faktor LS pada DAS Waduk Keuliling sebesar 3,247 didominasi oleh kelas lereng agak curam. Tutupan lahan tahun 2009 menghasilkan nilai CP komposit sebesar 0,206 sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 0,311 yang menunjukkan perubahan tata guna lahan di wilayah DAS Waduk Keuliling. Hasil perhitungan menunjukkan laju sedimentasi pada DAS Waduk Keuliling selama periode 2015-2024 sebesar 0,283 ton/ha/tahun. Berdasarkan hasil analisis, tingkat bahaya erosi diklasifikasikan ke dalam kelas I dengan kategori sangat ringan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713471</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-09 17:07:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-10 09:13:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>