DETEKSI ANTIBODI TERHADAP NEWCASTLE DISEASE PADA JALAK KERBAU (ACRIDOTHERES JAVANICUS) DAN MERPATI (COLUMBA LIVIA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI ANTIBODI TERHADAP NEWCASTLE DISEASE PADA JALAK KERBAU (ACRIDOTHERES JAVANICUS) DAN MERPATI (COLUMBA LIVIA)


Pengarang

FAYZA DEZULIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Daud AK - 198609112023211017 - Dosen Pembimbing I
Erina - 196204041986032002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2202101010174

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Newcastle Disease (ND) merupakan penyakit viral yang dapat menyerang berbagai jenis unggas dan berpotensi menyebabkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan titer antibodi terhadap penyakit ND pada burung jalak kerbau dan burung merpati di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan sampel serum darah dari burung jalak kerbau dan burung merpati. Pemeriksaan titer antibodi dilakukan menggunakan uji Hemaglutinasi Inhibisi (HI), kemudian dianalisis menggunakan gambar dan tabel secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya antibodi virus ND dan terdapat perbedaan titer antibodi terhadap virus ND antara kedua jenis burung, di mana burung jalak kerbau memiliki titer antibodi yang lebih tinggi dibandingkan burung merpati. Pada burung jalak kerbau, terdapat 15 sampel dengan titer antibodi ≥ 4 log⁡2, sehingga diperoleh persentase titer antibodi protektif sebesar 53,6%. Sementara itu, pada burung merpati sebanyak 8 sampel menunjukkan titer antibodi ≥ 4 log⁡2, dengan persentase titer antibodi protektif sebesar 28,6%. Oleh karena itu, burung jalak kerbau memiliki antibodi yang cukup melindungi jika terpapar kembali virus ND.

Newcastle disease is a viral disease that affects various avian species and has the potential to cause significant economic losses. This study aimed to compare antibody titers against Newcastle Disease Virus in javan mynas (Acridotheres javanicus) and pigeons (Columba livia) in Banda Aceh City. An observational study design was employed by collecting blood serum samples from javan mynas and pigeons. Antibody titers were determined using the hemagglutination inhibition (HI) test and analyzed descriptively to compare antibody responses between the two birds species. The results of the study showed the presence of ND virus antibodies and differences in antibody titers against the ND virus between the two birds species, with the javan mynas having a higher antibody titer than the pigeons. In javan mynas, there were 15 samples with antibody titer percentage of 53.6%. Meanwhile, in pigeons, 8 samples showed antibody titer ≥ 4 log⁡2, resulting in a protective antibody titer percentage of 28.6%. Therefore, javan mynas have sufficient antibodies to protect them from re-exposure to the ND virus.

Citation



    SERVICES DESK