<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713197">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  TEKNOLOGI  DEOXYRIBONUCLEID  ACID  (DNA) DALAM PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN ( SUATU PENELITIAN WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH ACEH )</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD HAIKAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>to englishMUHAMMAD HAIKAL, 2026&#13;
PENGARUH TEKNOLOGI DEOXYRIBONUCLEID ACID (DNA) DALAM PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN&#13;
(Penelitian Wilayah Hukum Kepolisisan DaerahAceh)&#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala&#13;
(viii,53) pp 46., tabl., bibl.&#13;
(Dr. Mukhlis., S.H., M.Hum.)&#13;
Berdasarkan ketentuan Pasal 183 dan 184 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), pembuktian pidana harus dilakukan dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah dan keyakinan hakim. Penggunaan bukti ilmiah seperti DNA juga didukung oleh Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemeriksaan DNA serta Peraturan Kapolri Nomor 12 Tahun 2021 tentang Kedokteran Kepolisian. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan besar dalam sistem pembuktian perkara pidana, salah satunya melalui penggunaan teknologi Deoxyribonucleic Acid (DNA) dalam proses penyidikan dan peradilan. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pemeriksaan DNA dalam pembuktian perkara tindak pidana pembunuhan, menganalisis hambatan yang dihadapi aparat penegak hukum dalam penerapannya di wilayah hukum Polda Aceh, serta mengkaji upaya yang dilakukan kepolisian dalam mengoptimalkan penggunaan bukti ilmiah tersebut.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan reskrim, jatanras, dan ahli biddokkes di Kepolisian Daerah Aceh, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan putusan pengadilan yang relevan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan DNA memiliki peran penting dalam memperkuat alat bukti konvensional dan memberikan kepastian ilmiah dalam proses penyidikan. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan laboratorium forensik di daerah, kurangnya tenaga ahli biologi molekuler, keterbatasan anggaran penyidikan, serta lamanya proses pengiriman sampel ke laboratorium pusat. Upaya yang dilakukan Polda Aceh antara lain meningkatkan pelatihan bagi penyidik, memperkuat kerja sama dengan Puslabfor Polri dan universitas, serta mengusulkan pembentukan laboratorium forensik mandiri di Aceh.&#13;
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemeriksaan DNA berkontribusi besar terhadap pembuktian perkara pembunuhan yang objektif dan akurat, disarankan agar pemerintah dan Polri memperkuat dasar hukum mengenai alat bukti ilmiah dalam KUHAP, meningkatkan fasilitas laboratorium forensik di daerah, serta mengembangkan sumber daya manusia yang ahli di bidang forensik DNA agar proses pembuktian pidana dapat berjalan lebih efektif dan berkeadilan.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713197</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-06 15:52:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-06 15:59:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>