<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713187">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA NERACA AIR BENDUNGAN LANGKAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAIRNJAMBO AYE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIFQI AUFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bendung Irigasi Jambo Aye Langkahan terletak di Kabupaten Aceh Utara, yang&#13;
memiliki fungsi utama sebagai infra struktur strategis untuk mengairi Daerah Irigasi&#13;
seluas 19.473 ha, di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Timur, untuk&#13;
mendukung dan memperkuat ketahanan pangan disektor pertanian. Penelitian ini&#13;
bertujuan untuk menganalisis keseimbangan antara kebutuhan air irigasi dan&#13;
ketersediaan air irigasi (Water Balance) di Bendung Daerah Irigasi Langkahan.&#13;
Metode penelitian ini diawali dengan pengumpulan data yang kemudian dilakukan&#13;
analisis hidrologi untuk mengetahui apakah air yang tersedia cukup atau tidak untuk&#13;
memenuhi kebutuhan air pada lahan fungsional berdasarkan rencana pola tata&#13;
tanam yang sesuai. Metode Penman Modifikasi digunakan untuk menghitung&#13;
besarnya evapotranspirasi dengan memperhatikan faktor-faktor meteorologi yang&#13;
terkait seperti suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin dan penyinaran&#13;
matahari. Untuk ketersediaan air dianalisis menggunakan metode FJ Mock dengan&#13;
metode ini perhitungan aliran air dari data curah hujan setengah bulanan tahun&#13;
2014-2015, evapotranspirasi, dan karakteristik hidrologi daerah aliran sungai dapat&#13;
dihitung. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan ketersediaan air pada debit&#13;
andalan (Q₈₀) minimum sebesar 53,58 m³/det dan maksimum 232,04 m³/det,&#13;
sedangkan kebutuhan air irigasi maksimum pada bangunan pengambilan (intake)&#13;
adalah 64,44 m³/det dan minimum 5,29 m³/det. Dari hasil tersebut dapat&#13;
disimpulkan bahwa ketersediaan air pada Daerah Irigasi Jambo Aye cukup dan&#13;
bahkan berlebih untuk memenuhi kebutuhan air pada lahan fungsional dengan pola&#13;
tanam padi-padi-jagung, sehingga untuk kedepannya dimungkinkan untuk&#13;
pengembangan dan penambahan areal irigasi pada sisi kanan Bendung. Penelitian&#13;
ini merekomendasikan perlunya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara&#13;
kontinyu untuk memastikan distribusi air yang optimal. Hasil studi dapat menjadi&#13;
dasar ilmiah bagi perencanaan pengelolaan sumber daya air terpadu dan&#13;
mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713187</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-06 15:19:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-06 15:20:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>