<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713137">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KORELASI SARANA PRASARANA PEMILU TERHADAP PARTISIPASI PENYANDANG DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM 2024 DI KABUPATEN ACEH BARAT.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ARIS MUNANDAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan partisipasi politik penyandang disabilitas dalam Pemilihan Umum 2024 di Kabupaten Aceh Barat menghadapi permasalahan akibat lemahnya penyediaan sarana prasarana pemilu yang aksesibel. Meskipun jumlah pemilih disabilitas meningkat signifikan dari 162 orang (2019) menjadi 513 orang (2024), tingkat partisipasi mereka hanya mencapai 65,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis korelasi sarana prasarana pemilu terhadap partisipasi penyandang disabilitas serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam Pemilu 2024 di Kabupaten Aceh Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sarana dan prasarana Suharsimi Arikunto (2006) dan teori partisipasi politik Samuel P. Huntington dan Joan M. Nelson (1994). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan sarana prasarana pemilu bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Aceh Barat masih belum optimal dan belum merata di seluruh TPS. Dari 367 TPS yang tersebar, hanya sekitar 30% yang memenuhi standar aksesibilitas. Indikator ketersediaan, kecukupan, kelayakan, aksesibilitas, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana prasarana menunjukkan kondisi yang belum memadai. Terdapat korelasi positif antara ketersediaan sarana prasarana pemilu yang ramah disabilitas dengan tingkat partisipasi politik penyandang disabilitas. Kendala yang dihadapi meliputi kendala struktural dan kelembagaan, kendala teknis sarana prasarana, kendala aksesibilitas dan informasi, serta kendala sosial dan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbaikan komprehensif pada aspek sarana prasarana, koordinasi kelembagaan, dan partisipasi publik menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi politik penyandang disabilitas dalam pemilu yang inklusif dan berkeadilan. &#13;
Kata Kunci: Sarana Prasarana Pemilu, Partisipasi Politik, Penyandang Disabilitas, Pemilu 2024, Kabupaten Aceh Barat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-05 01:04:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-06 09:24:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>