ANALISIS IMPLEMENTASI QRIS TERHADAP PENCATATAN KEUANGAN DAN AKUNTABILITAS LAPORAN UMKM MAKANAN DAN MINUMAN DI BANDA ACEH DENGAN METODE SEM-PLS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS IMPLEMENTASI QRIS TERHADAP PENCATATAN KEUANGAN DAN AKUNTABILITAS LAPORAN UMKM MAKANAN DAN MINUMAN DI BANDA ACEH DENGAN METODE SEM-PLS


Pengarang

NORMAN KHALIS - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurhasanah - 197405192008012007 - Dosen Pembimbing I
Munawar - 197606192010121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2108108010080

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA Statistika., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diluncurkan Bank Indonesia pada tahun 2019 dirancang untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan transparansi transaksi digital pada UMKM. Penelitian ini menganalisis implementasi QRIS terhadap pencatatan keuangan dan akuntabilitas laporan UMKM makanan dan minuman di Banda Aceh menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 97
responden UMKM yang telah mengadopsi QRIS. Hasil evaluasi outer model menunjukkan bahwa dari 18 indikator awal, 16 indikator valid dan reliabel setelah penghapusan indikator Transparansi Keuangan dan Pemisahan Rekening Bisnis. Seluruh variabel laten memiliki nilai AVE di atas 0,5; HTMT di bawah 0,90, dan
composite reliability di atas 0,7. Analisis inner model mengungkapkan bahwa Metode Pembayaran memiliki pengaruh positif signifikan terkuat terhadap Adopsi QRIS, diikuti Kepemilikan Rekening, sementara Penggunaan Perangkat tidak berpengaruh signifikan. Adopsi QRIS berpengaruh positif terhadap Pencatatan Keuangan, dan Pencatatan Keuangan berpengaruh positif terhadap Akuntabilitas Keuangan. Terdapat satu jalur mediasi serial yang signifikan melalui Kepemilikan Rekening,
Adopsi QRIS, Pencatatan Keuangan hingga Akuntabilitas Keuangan. Model memiliki predictive relevance yang baik dengan nilai Q² sebesar 0,545. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa peningkatan akuntabilitas keuangan UMKM memerlukan peningkatan sistem pencatatan keuangan melalui integrasi QRIS dengan aplikasi pembukuan digital, dengan memperhatikan pentingnya kepemilikan rekening bank sebagai fondasi jalur peningkatan akuntabilitas.

Kata kunci: QRIS, SEM-PLS, Pencatatan Keuangan, Akuntabilitas Keuangan, UMKM

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) launched by Bank Indonesia in 2019 was designed to expand financial access and improve transparency of digital transactions for MSMEs. This study analyzes the implementation of QRIS on financial recording and accountability of food and beverage MSME reports in Banda Aceh using the Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) method. Primary data were collected through questionnaires from 97 MSME respondents who had adopted QRIS. The outer model evaluation results showed that of 18 initial indicators, 16 indicators were valid and reliable after removing the Financial Transparency and Business Account Separation indicators. All latent variables had AVE values above 0.5; HTMT below 0.90, and composite reliability above 0.7. Inner model analysis revealed that Payment Method had the strongest significant positive effect on QRIS Adoption, followed by Account Ownership, while Device Usage had no significant effect. QRIS Adoption had a significant positive effect on Financial Recording, and Financial Recording had a significant positive effect on Financial Accountability. One significant serial mediation path exists through Account Ownership, QRIS Adoption, Financial Recording to Financial Accountability. The model had good predictive relevance with a Q² value of 0.545. This study concludes that improving MSME financial accountability requires enhancement of the financial recording system through integration of QRIS with digital bookkeeping applications, emphasizing the importance of bank account ownership as a foundation for accountability improvement pathways. Keywords: QRIS, SEM-PLS, Financial Recording, Financial Accountability, MSMEs

Citation



    SERVICES DESK