<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1713097">
 <titleInfo>
  <title>TANGGUNG JAWAB HUKUM PELAKU USAHA ATAS PENJUALAN PRODUK PAKAIAN YANG TIDAK SESUAI DESKRIPSI MELALUI APLIKASI SHOPEE  (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dinda Riska Aulia Ramadhani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik mewajibkan pelaku usaha memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai barang yang diperdagangkan. Namun dalam praktik jual beli produk pakaian melalui aplikasi Shopee di Kota Banda Aceh masih sering terjadi ketidaksesuaian produk dengan deskripsi, baik dari segi ukuran, bahan, warna, maupun kualitas, yang merugikan konsumen.&#13;
		Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi konsumen, tanggung jawab hukum pelaku usaha, serta mekanisme penyelesaian sengketa terkait penjualan produk pakaian yang tidak sesuai deskripsi melalui Shopee di Kota Banda Aceh.&#13;
		Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris. Data primer diperoleh melalui penelitian lapangan dengan melakukan wawancara bersama responden dan informan. Data sekunder diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan membaca referensi dan literatur yang berkaitan dengan objek penelitian.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama konsumen meliputi keterbatasan pemeriksaan barang secara langsung, sulitnya pengajuan komplain, serta rendahnya pemahaman hukum. Tanggung jawab pelaku usaha umumnya berupa retur atau penggantian barang, namun belum optimal. Penyelesaian sengketa dilakukan melalui fitur pengaduan Shopee dan BPSK Kota Banda Aceh, meskipun belum dimanfaatkan maksimal.&#13;
Dapat disimpulkan bahwa ketidaksesuaian produk masih merugikan konsumen dan menunjukkan lemahnya pelaksanaan tanggung jawab pelaku usaha. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu meningkatkan kejujuran informasi, marketplace memperketat pengawasan, serta pemerintah dan lembaga terkait memperkuat perlindungan konsumen melalui sosialisasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1713097</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-02 13:11:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-02 14:44:41</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>