PENGARUH PEMBERIAN SEL PUNCA MESENCHIMAL TALI PUSAT TERHADAP PENURUNAN HIPERPLASIA INTIMA PADA KELINCI MODEL ARTERIOVENOUS FISTULA (AVF) : TINJAUAN KADAR KRüPPEL-LIKE FACTOR-2 (KLF-2) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PEMBERIAN SEL PUNCA MESENCHIMAL TALI PUSAT TERHADAP PENURUNAN HIPERPLASIA INTIMA PADA KELINCI MODEL ARTERIOVENOUS FISTULA (AVF) : TINJAUAN KADAR KRüPPEL-LIKE FACTOR-2 (KLF-2)


Pengarang

Cut Merry Sahara Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Yopie Afriandi Habibie - 198004232006041002 - Dosen Pembimbing I
Erwin - 198411272008121001 - Dosen Pembimbing II
Imam Hidayat - 196911202000121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2107601010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Bedah Universitas Syiah Kuala., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Arteriovenous fistula (AVF) merupakan tindakan menyambungkan (anastomosis) arteri dan vena pada lengan atau bagian tubuh lain sebagai sambungan untuk akses hemodialisis. Tingkat Patensi AVF pada studi multi-pusat baru-baru ini, mengungkapkan bahwa 60% AVF tidak cocok untuk dialisis antara 4 dan 5 bulan setelah operasi dan angka kejadian intimal hyperplasia (IH) cukup tinggi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ekperimental laboratorik untuk mengetahui efek sel punca mesenkimal tali pusat (UC-MSC) terhadap hiperplasia intima dan konsentrasi KLF2 pada kelinci model arteriovenous fistula. Kelompok penelitian dibagi menjadi 3, yaitu kelompok K sebagai kelompok kontrol kelinci lokal yang mengalami AVF dengan pemberian terapi placebo, kelompok P1 sebagai kelompok yang mengalami AVF dengan pemberian UC-MSC in situ, kelompok P2 sebagai kelompok yang mengalami AVF dengan pemberian UC-MSC intra vena. Sebanyak 28 ekor kelinci dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara luas lumen antara kelompok KP, P1 dan P2 dengan luas lumen terkecil terdapat pada kelompok KP. Selanjutnya penilaian tebal tunika intima juga menunjukkan perbedaan yang signifikan dimana tebal tunika intima paling besar terdapat pada kelompok KP. Penilaian kadar KLF-2 menunjukkan kadar tiap kelompok berbeda signifikan, dimana kadar KLF-2 paling tinggi terdapat pada kelompok KP. Hal ini menujukkan bahwa pemberian UC-MSC mencegah dan menurunkan insiden hiperplasi intima yang terjadi pasca dilakukan AVF dengan peningkatan luas lumen dan penurunan tebal tunika intima serta kadar KLF-2.
Kata Kunci : Arteriovenous fistula, Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat, Hiperplasia Intima, KLF-2.

Arteriovenous fistula (AVF) is a surgical procedure that connects an artery and a vein in the arm or another part of the body to create an access point for hemodialysis. Recent multi-center studies have revealed that 60% of AVFs are unsuitable for dialysis within 4 to 5 months post-surgery, with a high incidence of intimal hyperplasia (IH). This experimental laboratory study aims to investigate the effects of umbilical cord mesenchymal stem cells (UC-MSC) on intimal hyperplasia and KLF2 concentration in a rabbit AVF model. The study groups were divided into three: Group K (control group of local rabbits with AVF receiving placebo therapy), Group P1 (rabbits with AVF receiving in situ UC-MSC), and Group P2 (rabbits with AVF receiving intravenous UC-MSC). A total of 28 rabbits were involved in this study. Histopathological examinations showed significant differences in lumen area between groups K, P1, and P2, with the smallest lumen area in Group K. Furthermore, intima thickness assessments revealed significant differences, with the greatest intima thickness observed in Group K. KLF-2 concentration assessments also showed significant differences among the groups, with the highest KLF-2 levels in Group K. These findings indicate that the administration of UC-MSCs prevents and reduces the incidence of intimal hyperplasia post-AVF by increasing lumen area, decreasing intima thickness, and lowering KLF-2 levels. Keywords: Arteriovenous fistula, Umbilical Cord Mesenchymal Stem Cells, Intimal Hyperplasia, KLF-2.

Citation



    SERVICES DESK