<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712977">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN TINGKAT PENCEMARAN SUNGAI KRUENG PEUSANGAN MELALUI INDEKS PENCEMARAN (IP) DAN PEMODELAN KUALITAS AIR DENGAN QUAL2KW</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Hasriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sungai Krueng Peusangan memiliki peran penting bagi pemenuhan kebutuhan air dan aktivitas masyarakat di sekitarnya, namun peningkatan aktivitas antropogenik di sepanjang daerah aliran sungai berpotensi menurunkan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan status mutu air Sungai Krueng Peusangan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) serta menganalisis dinamika kualitas air secara spasial dan temporal melalui pemodelan QUAL2KW. Pengambilan sampel dilakukan pada enam titik pengamatan yang mewakili kondisi hulu hingga hilir pada musim kemarau dan musim hujan tahun 2025. Parameter kualitas air dianalisis berdasarkan baku mutu air Kelas II sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021.&#13;
Hasil pengujian kualitas air menunjukkan bahwa sebagian besar parameter masih memenuhi baku mutu, meskipun pada beberapa lokasi dan waktu tertentu terjadi peningkatan konsentrasi TSS, BOD, COD, serta fecal coliform. Hasil perhitungan Indeks Pencemaran menunjukkan bahwa seluruh titik pengamatan berada pada kategori tercemar ringan dengan nilai IP berkisar antara 1,176–1,496 dan nilai rata-rata sebesar 1,316. Nilai IP pada musim hujan lebih tinggi dibandingkan musim kemarau, yang mengindikasikan pengaruh limpasan permukaan terhadap peningkatan beban pencemar di badan sungai.&#13;
Hasil simulasi kualitas air menggunakan model QUAL2KW menunjukkan adanya penurunan konsentrasi oksigen terlarut (DO) serta peningkatan konsentrasi BOD dan nutrien pada beberapa segmen sungai, terutama di bagian tengah hingga hilir. Kondisi ini mencerminkan bahwa kemampuan pemurnian alami sungai belum sepenuhnya mampu mengimbangi masukan beban pencemar akibat aktivitas antropogenik yang berlangsung secara berkelanjutan. Integrasi metode IP dan pemodelan QUAL2KW memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi dan dinamika kualitas air Sungai Krueng Peusangan serta dapat dijadikan dasar dalam perumusan strategi pengelolaan dan pengendalian pencemaran sungai secara berkelanjutan.&#13;
Kata Kunci: Indeks Pencemaran, pemodelan QUAL2KW, kualitas air sungai, pencemaran, Sungai Krueng Peusangan</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WATER POLLUTION</topic>
 </subject>
 <classification>363.739 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712977</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-16 11:17:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-31 12:11:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>