<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712955">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT WORK-LIFE BALANCE PADA POLISI SATRESKRIM POLRESTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Marlia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anggota kepolisian, khususnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), dihadapkan tuntutan kerja yang penuh tekanan, jam kerja sulit terjadwal, serta beban psikologis. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi (work-life balance). Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat work-life balance anggota Satreskrim Polresta Banda Aceh. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Partisipan berjumlah 65 anggota yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala work-life balance berdasarkan dimensi Hayman (2005), yaitu work interference with personal life (WIPL), personal life interference with work (PLIW), dan work/personal life enhancement (WPLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89,2% responden memiliki tingkat work-life balance pada kategori tinggi. Dimensi WIPL, 87,7% responden berada pada kategori tinggi dan 12,3% rendah. Dimensi PLIW, 87,7% responden berada pada kategori tinggi dan 12,3% rendah yang menunjukkan minimnya gangguan kehidupan pribadi terhadap pekerjaan dan sebaliknya. Dimensi WPLE, 83,1% responden berada pada kategori tinggi dan 16,9% rendah yang menunjukkan adanya dampak positif antara kehidupan pribadi dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota Satreskrim Polresta Banda Aceh secara umum memiliki work-life balance yang tinggi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi institusi kepolisian dalam mempertahankan dan mengembangkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan serta keseimbangan kehidupan kerja personel.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLICE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PERSONAL LIFE</topic>
 </subject>
 <classification>150</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712955</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-14 08:55:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-16 09:58:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>