<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712895">
 <titleInfo>
  <title>PREDIKSI EMISI KARBON DI INDONESIA TAHUN 2030 DENGAN MENGGUNAKAN METODE ARIMA DAN DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZIA ARIEF AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan iklim global yang dipicu oleh peningkatan emisi karbon dioksida (CO₂) menjadi permasalahan lingkungan yang serius, termasuk di Indonesia. Peningkatan aktivitas industri, transportasi, dan konsumsi energi fosil menyebabkan tren emisi karbon yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang akurat untuk memprediksi emisi karbon sebagai dasar perumusan kebijakan mitigasi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi emisi karbon di Indonesia hingga tahun 2030 menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan Double Exponential Smoothing (DES), serta membandingkan tingkat akurasi kedua metode tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data tahunan emisi karbon di Indonesia periode 1977–2022 yang diperoleh dari Worldometer. Tahapan analisis meliputi analisis deskriptif, pengujian stasioneritas data, pembentukan dan estimasi model ARIMA, penerapan metode Double Exponential Smoothing, serta evaluasi akurasi peramalan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu menangkap pola tren emisi karbon yang meningkat. Namun, berdasarkan nilai MAPE yang dihasilkan, diperoleh metode yang memiliki tingkat akurasi peramalan lebih baik dalam memprediksi emisi karbon di Indonesia hingga tahun 2030. Hasil peramalan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam perencanaan dan pengendalian emisi karbon secara berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: Emisi Karbon, Time Series, ARIMA, Double Exponential Smoothing, MAPE&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712895</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-12 12:53:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-12 14:15:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>