<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712837">
 <titleInfo>
  <title>STUDI MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS TRAKEA DAN PULMO BURUNG KUNTUL KERBAU (BUBULCUS IBIS) DI DESA LAMBADA LHOK BAITUSSALAM ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MIRNA AULIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>STUDI MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS TRAKEA DAN PULMO BURUNG KUNTUL KERBAU (Bubulcus ibis) DI DESA LAMBADA &#13;
LHOK BAITUSSALAM ACEH BESAR&#13;
&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
 &#13;
&#13;
Burung kuntul kerbau (Bubulcus ibis) merupakan burung air yang umum dijumpai di area pertanian dan ekosistem mangrove, mobilitas tinggi dan migrasi jarak jauh spesies ini berkaitan dengan sistem respirasi yang efisien. Namun laporan komprehensif mengenai gambaran makroskopis dan mikroskopis trakea dan pulmo di Indonesia masih terbatas, sehingga mengurangi ketepatan dalam menentukan apakah perubahan struktur jaringan merupakan variasi normal atau indikasi gangguan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran makroskopis dan mikroskopis trakea dan pulmo burung kuntul kerbau yang tampak sehat secara klinis. Penelitian ini menggunakan metode observasional laboratorik, dengan menggunakan 5 ekor burung kuntul kerbau betina dewasa dengan berat 250-350 gram yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Hasil pengamatan makroskopis menunjukkan bahwa trakea burung kuntul kerbau berupa saluran tubular memanjang, berwarna putih kekuningan, dengan konsistensi elastis namun kaku dan kokoh, serta bidang sayatan yang tampak mengkilap. Pulmo tampak sebagai sepasang organ yang berukuran kecil dan kaku, berwarna merah muda, dengan konsistensi kenyal, bidang sayatan mengkilap, serta mengapung pada saat uji apung. Secara mikroskopis, trakea tersusun atas tunika mukosa, submukosa, fibrokartilago, dan adventitia. Pulmo terdiri atas bronkus primer (mesobronkus), bronkus sekunder, dan bronkus tersier (parabronkus) yang yang tersusun rapat tanpa adanya septum interparabronkial seperti yang ditemukan pada unggas lainnya. Hasil penelitian makroskopis dan mikroskopis pada trakea dan pulmo burung kuntul kerbau yang tampak sehat secara klinis tidak menunjukkan adanya perubahan yang nyata, dengan karakteristik mikroskopis pulmo berupa susunan parabronkus yang rapat tanpa septum interparabronkial.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci: Bubulcus ibis, parabronkus, pulmo, septum interparabronkial, trakea</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LUNGS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EGRETS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TRACHEA</topic>
 </subject>
 <classification>598.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712837</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-11 08:55:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-11 09:54:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>