UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN DARI SEDIAAN ACNE SPOT BERBASIS EKSTRAK ETANOL BAKTERI ENDOFIT RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN DARI SEDIAAN ACNE SPOT BERBASIS EKSTRAK ETANOL BAKTERI ENDOFIT RIMPANG KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA L.)


Pengarang

ALIVA RISMANITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Misrahanum - 197711072010122001 - Dosen Pembimbing I
Nadia Isnaini - 199407042022032016 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2208109010018

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Farmasi (S1) / PDDIKTI : 48201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jerawat (acne vulgaris) merupakan permasalahan kulit yang banyak dialami dan berkaitan dengan infeksi bakteri Propionibacterium acnes serta stres oksidatif. Penggunaan antibiotik jangka panjang berpotensi menimbulkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alami. Bakteri endofit rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) diketahui menghasilkan senyawa bioaktif yang berpotensi memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri dan antioksidan sediaan acne spot berbasis ekstrak etanol bakteri endofit rimpang kencur. Sediaan acne spot diformulasikan dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F0 (0%), F1 (0,4%), dan F2 (0,8%). Uji aktivitas antibakteri dilakukan secara in vitro menggunakan metode difusi sumuran terhadap Propionibacterium acnes, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dengan penentuan nilai IC50. Hasil pengujian antibakteri pada penelitian ini menunjukkan diameter zona hambat sebesar 3,94 mm (F0), 7,61 mm (F1), dan 9,46 mm (F2). Hasil uji antioksidan yang didapatkan sebesar 168,8 ppm (F0), 123,78 ppm (F1), dan 109,13 ppm (F2). Berdasarkan hasil penelitian, formula F2 menunjukkan aktivitas antibakteri dan antioksidan paling optimal. Kesimpulan dari penelitin ini bahwa sediaan acne spot berbasis ekstrak bakteri endofit rimpang kencur berpotensi dikembangkan sebagai alternatif sediaan topikal untuk penanganan jerawat.

Acne vulgaris is a common skin disorder that affects many individuals and involves Propionibacterium acnes infection and oxidative stress. The long-term use of antibiotics can cause bacterial resistance; therefore, alternative treatments derived from natural materials are required. Endophytic bacteria isolated from the rhizome of kencur (Kaempferia galanga L.) produce bioactive compounds with potential antibacterial and antioxidant activities. This study aimed to evaluate the antibacterial and antioxidant activities of an acne spot preparation containing the ethanolic extract of endophytic bacteria from kencur rhizomes. The acne spot preparation consisted of three extract concentrations, namely F0 (0%), F1 (0.4%), and F2 (0.8%). The study evaluated antibacterial activity in vitro using the agar well diffusion method against Propionibacterium acnes. The study determined antioxidant activity using the DPPH method by calculating the IC₅₀ value. The antibacterial test results showed inhibition zone diameters of 3.94 mm for F0, 7.61 mm for F1, and 9.46 mm for F2. The antioxidant activity test produced IC₅₀ values of 168.8 ppm for F0, 123.78 ppm for F1, and 109.13 ppm for F2. The results indicated that formulation F2 exhibited the highest antibacterial and antioxidant activities. This study concludes that an acne spot preparation containing the ethanolic extract of endophytic bacteria from kencur rhizomes has potential as an alternative topical treatment for acne.

Citation



    SERVICES DESK