<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712797">
 <titleInfo>
  <title>UJI ANTIDIABETES KOMBINASI SENYAWA KAEMPFEROL DAN RHAMNETIN SECARA IN SILICO MENGGUNAKAN METODE NETWORK PHARMACOLOGY DAN MOLECULAR DOCKING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FAUZIL ADHIM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi global yang meningkat. Terapi konvensional seringkali disertai efek samping, sehingga eksplorasi senyawa alam seperti flavonoid kaempferol dan rhamnetin sebagai alternatif menarik untuk dikaji. Kombinasi kedua senyawa diduga dapat memberikan efek sinergis melalui mekanisme multi-target. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mekanisme antidiabetes dan potensi sinergisme kombinasi kaempferol dan rhamnetin secara in silico menggunakan pendekatan network pharmacology dan molecular docking. Penelitian ini menggunakan metode identifikasi target gen senyawa menggunakan SwissTargetPrediction, sedangkan target gen DM diperoleh dari GeneCards. Irisan gen dianalisis dengan Venny, dan jejaring protein-protein (PPI) dibangun menggunakan STRING-db serta dianalisis dengan Cytoscape (plugin CytoHubba). Analisis Gene Ontology (GO) dan Kyoto Encyclopedia of Genes and Genomes (KEGG) dilakukan untuk mengetahui fungsi biologis dan jalur pensinyalan. Validasi afinitas pengikatan terhadap target kunci (α-Glukosidase (PDB: 5NN8) dan DPP-4 (PDB: 4A5S)) dilakukan dengan molecular docking menggunakan MOE 2010. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 163 gen target bersama antara kombinasi senyawa dan DM. Sepuluh gen kunci (hub genes) antara lain AKT1, IGF1R, dan ESR1, yang terlibat dalam jalur patogenik utama seperti PI3K-Akt dan HIF-1 signaling. Hasil docking menunjukkan kaempferol memiliki afinitas terhadap α-Glukosidase (ΔG = -12,496 kcal/mol) dan DPP-4 (ΔG = -11,427 kcal/mol), dengan pola ikatan pada DPP-4 yang menyerupai obat standar Sitagliptin (mengikat Glu 205, Glu 206, dan Tyr 662). Rhamnetin menunjukkan afinitas terhadap α-Glukosidase (ΔG = -11,863 kcal/mol). Kedua senyawa mengikat residu katalitik Asp 282 pada α-Glukosidase. Kesimpulan penelitian ini yaitu kombinasi kaempferol dan rhamnetin berpotensi menghasilkan efek antidiabetes sinergis melalui mekanisme multi-target, yaitu penghambatan enzim α-Glukosidase dan DPP-4 serta modulasi jejaring gen inti yang terlibat dalam pensinyalan insulin, apoptosis, dan inflamasi. Temuan ini memberikan dasar rasional untuk pengembangan terapi kombinasi berbasis senyawa alam.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712797</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-10 10:12:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-10 10:25:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>