<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712795">
 <titleInfo>
  <title>INVESTIGASI EFEK MODERASI TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN RISIKO ESG TERHADAP HUBUNGAN ANTARA PENGUNGKAPAN ESG DAN BIAYA UTANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Putra Aprullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh kepemilikan institusional (INSTOWN) dan asing (FOROWN); proporsi perempuan dalam dewan komisaris (FOC), dewan direksi (FOD), dan komite pelaksana keberlanjutan (FESG); keberadaan komite ESG (ESGC), dan risiko ESG (ESGR) terhadap hubungan antara pengungkapan ESG (ESGD) dan biaya utang (COD). Sampel penelitian adalah perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018–2023 dan yang bergabung dalam indeks IDX80 pada periode 2020–2023. Studi ini menggunakan data panel tidak seimbang yang mencakup 1.518 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan nonkeuangan di BEI periode 2018–2023 dan 120 observasi perusahaan-tahun dari perusahaan nonkeuangan yang termasuk dalam indeks IDX80 periode 2020–2023 yang diseleksi dengan menggunakan teknik total purposive sampling. Analisis dilakukan dengan metode moderated regression analysis (MRA). Secara signifikan, hasil penelitian menunjukkan bahwa ESGD berpengaruh negatif terhadap COD, baik pada sampel perusahaan nonkeuangan di BEI maupun pada perusahaan nonkeuangan dalam indeks IDX80. INSTOWN, FOROWN, FOC, FOD, dan FESG memperkuat hubungan negatif antara ESGD dan COD. Namun, ESGC memperlemah hubungan negatif antara ESGD dan COD.  ESGR juga memperlemah hubungan negatif antara ESGD dan COD pada perusahaan nonkeuangan yang termasuk dalam Indeks IDX80 periode 2020–2023. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan teori keuangan dan akuntansi keberlanjutan. Dari sisi praktis, hasil penelitian dapat menjadi pertimbangan bagi kreditor dalam mengevaluasi kredibilitas pengungkapan ESG dengan tetap memperhatikan aspek tata kelola dan risiko ESG dalam penentuan biaya utang.&#13;
&#13;
Kata kunci:  pengungkapan ESG, tata kelola perusahaan, risiko ESG, biaya utang, MRA.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-10 10:07:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-10 10:09:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>