<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712779">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK DAUN KERSEN (MUNTINGIA CALABURA L.) PADA LUKA INCISI KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELLITUS DENGAN PEWARNAAN MASSON’S TRICHROME</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>P. Nugrahayu Anggun W</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Luka adalah putusnya kontinuitas jaringan kulit dan mampu menyebabkan hilangnya fungsi organ baik sebagian maupun menyeluruh. Tingginya kadar glukosa pada penderita diabetes melitus (DM) akan menghambat proses kesembuhan luka. Luka dapat diatasi dengan tanaman obat seperti daun kersen. Daun kersen memiliki kandungan flavonoid, saponin, dan tanin. Kandungan tersebut memiliki peran sebagai antiinflamasi, antioksidan, hipoglikemik, dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas krim ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) pada proses penyembuhan luka incisi pada kulit tikus putih (Rattus norvegicus) dengan diabetes melitus.&#13;
Penelitian ini menggunakan 60 ekor tikus putih (Rattus norvegicus)  jantan, berusia 2-3 bulan, berat badan 150-200 yang dibagi menjadi lima kelompok. Semua kelompok diinduksi streptozootocin 45 mg/kg BB secara intraperitoneal dan dibuat luka incisi dibuat di area paravetebral sepanjang 2 cm dengan kedalaman 2 mm. Metode penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari P1 sebagai kontrol negatif dengan bahan dasar krim dan aquades, P2 sebagai kontrol positif diberikan krim silver sulfadiazin 0,1% secara topikal dan metformin dosis 4,5 mg/kg BB secara oral, P3, P4, dan P5. Secara berurut  diberikan krim ekstrak daun kersen 5%, 10%, dan 15% secara topikal dan ekstrak daun kersen 2 ml dengan dosis 450 mg/kg BB secara oral. Luka incisi diberi perlakuan 2 kali dalam sehari. Sampel luka kulit pada hari ke-3, 7, 14, dan 21 diberikan pewarnaan Masson’s trichrome. &#13;
Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian krim dan ekstrak daun kersen secara signifikan mempengaruhi jumlah pembuluh darah baru, kepadatan jaringan ikat kolagen dan reepitelisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian krim ekstrak daun kersen konsentrasi 15% meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah baru pada hari ke-3 dan ke-7. Pada hari ke-7, konsentrasi 5%, 10%, dan 15% juga meningkatkan kepadatan jaringan ikat kolagen. Selanjutnya, pada hari ke-14 konsentrasi 15% kembali meningkatkan kepadatan jaringan ikat kolagen, sedangkan pada hari ke-21 konsentrasi 10% dan 15% meningkatkan kepadatan jaringan ikat kolagen, dengan konsentrasi 15% terbukti mampu mempercepat reepitelisasi pada tikus putih diabetes melitus.&#13;
&#13;
Kata kunci: Angiogenesis, ekstrak daun kersen, kolagen, luka, reepitelisasi,&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RATS ( RATTUS )</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WOUNDS - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712779</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-09 14:39:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-10 11:27:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>