<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712777">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN EAU DE PARFUM CAIR DARI ESSENTIAL OIL DENGAN VARIASI KONSENTRASI KRISTAL PATCHOULI ALCOHOL SEBAGAI FIXATIVE AGENT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FINA EMALIA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Parfum merupakan sediaan aromatik yang banyak digunakan untuk meningkatkan kenyamanan dan rasa percaya diri, dengan bentuk cair seperti Eau de Parfum (EDP) menjadi formulasi yang paling ideal karena kemudahan aplikasi dan daya sebar aroma yang baik. Essential oil sebagai bahan pewangi alami memiliki keunggulan dari sisi keamanan dan efek aromaterapi, namun bersifat mudah menguap (volatil) sehingga memerlukan fixative agent untuk meningkatkan ketahanan aroma. Kristal patchouli alcohol dipilih sebagai fixative agent karena kandungan patchouli alcohol yang tinggi sehingga dapat mengikat aroma dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan EDP cair serta mengevaluasi mutu fisik dan parameter Sillage, Projection, dan Longevity (SPL) dengan variasi konsentrasi kristal patchouli alcohol. Analisis GC–MS menunjukkan kristal patchouli alcohol mengandung patchouli alcohol murni 100%. Formulasi dibuat dalam empat variasi, yaitu F0 (0%), F1 (0,2%), F2 (0,4%), dan F3 (0,6%). Uji mutu fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, bobot jenis, spot, pH, dan stabilitas menunjukkan bahwa seluruh formulasi memenuhi persyaratan sediaan EDP cair yang baik. Uji hedonik menunjukkan bahwa formulasi F3 memiliki tingkat kesukaan tertinggi terhadap parameter warna, aroma, dan kejernihan. Uji iritasi terhadap 30 responden menunjukkan tidak adanya reaksi iritasi. Evaluasi SPL menunjukkan bahwa seluruh formulasi memiliki tingkatan sillage sedang dan projection yang baik. Formulasi F3 menunjukkan nilai longevity tertinggi, yaitu 97,5 jam (±4 hari), diikuti F2 sebesar 88,03 jam (±3 hari), F1 sebesar 81,7 jam (±3 hari), dan F0 sebesar 68,23 jam (±2 hari). Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi kristal patchouli alcohol berbanding lurus dengan peningkatan efektivitas fixative pada sediaan Eau de Parfum cair.&#13;
Kata kunci: Eau de Parfum, essential oil, fixative agent, kristal patchouli alcohol.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712777</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-09 14:37:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-09 14:39:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>