<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712669">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADARNMATERI KIMIA HIJAU PENCEGAHAN LIMBAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SUSANTIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: LKPD, Problem Based Learning (PBL), Kimia Hijau, Pencegahan Limbah, Pengembangan Bahan Ajar&#13;
Kurangnya penggunaan bahan ajar yang tepat dan tidak sesuai dengan kebutuhan menyebabkan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran serta minimnya  pemanfaatan  teknologi  membuat  pembelajaran  menjadi  monoton  dan tidak variatifPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Kimia Hijau pencegahan limbah yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap Develop (pengembangan). Subjek uji coba terdiri atas dua orang guru kimia dan 25 peserta didik kelas X SMA Negeri 4 Takengon. Instrumen penelitian meliputi angket validasi ahli, angket tanggapan guru, dan angket tanggapan peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan rumus persentase kelayakan berdasarkan kriteria dari Azkiya et al. (2022). Hasil validasi menunjukkan bahwa aspek materi memperoleh nilai 89 %, aspek tampilan 81 %, dan aspek bahasa 89 %, dengan rata-rata keseluruhan berada pada kategori sangat layak. Sementara itu, hasil tanggapan guru terhadap LKPD yang dikembangkan memperoleh rata-rata 83 %, dan hasil tanggapan peserta didik mencapai 80,4 %, yang keduanya termasuk kategori sangat baik. Dengan demikian, LKPD interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Kimia Hijau pencegahan limbah dinyatakan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar. LKPD ini tidak hanya mempermudah peserta didik memahami konsep-konsep kimia hijau, tetapi juga mendorong mereka berpikir kritis, kreatif, dan kontekstual terhadap permasalahan lingkungan di sekitar.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712669</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-05 15:30:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-06 09:02:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>