<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712631">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI SISTEM MONITORING JARINGAN MIKROTIK ROUTERBOARD BERBASIS BOT TELEGRAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aditya Rosiadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Monitoring jaringan merupakan aspek penting dalam menjaga ketersediaan, keamanan, dan kinerja jaringan komputer. Namun, proses monitoring yang masih dilakukan secara manual berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi gangguan jaringan sehingga penanganannya menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengoptimasi sistem monitoring jaringan berbasis MikroTik RouterBoard dengan memanfaatkan Bot Telegram sebagai media notifikasi otomatis dan real-time. Sistem monitoring yang dikembangkan meliputi pemantauan status router dan host menggunakan fitur Netwatch, deteksi percobaan login gagal pada perangkat MikroTik, monitoring penggunaan bandwidth, pemantauan penggunaan CPU, serta aktivitas login dan logout pengguna hotspot. Untuk meningkatkan keandalan sistem, diterapkan mekanisme failover menggunakan dua jalur koneksi internet (dual ISP) dari penyedia layanan yang berbeda agar sistem monitoring tetap berjalan meskipun koneksi utama mengalami gangguan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Network Development Life Cycle (NDLC) yang mencakup tahapan analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjalankan seluruh fungsi monitoring sesuai dengan perancangan dan mengirimkan notifikasi secara otomatis melalui Bot Telegram. Setelah optimasi diterapkan, tingkat keberhasilan pengiriman notifikasi mencapai 100% pada seluruh skenario pengujian. Rata-rata waktu deteksi gangguan dan pengalihan koneksi (failover) adalah 5,8 detik dengan waktu pengiriman notifikasi sebesar 0,6 detik, sehingga total waktu dari deteksi gangguan hingga notifikasi diterima adalah 6,4 detik. Selain itu, hasil uji kelayakan sistem menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) memperoleh nilai sebesar 90% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian, sistem monitoring jaringan yang diusulkan terbukti mampu meningkatkan efektivitas, keandalan, dan responsivitas administrator jaringan dalam melakukan monitoring jaringan.&#13;
&#13;
Kata kunci : Monitoring jaringan, Mikrotik RouterBoard, Bot Telegram, failover, Netwatch.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NETWORKS (SYSTEMS)</topic>
 </subject>
 <classification>003.72</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712631</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-05 11:10:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-06 10:19:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>