STRATEGI AGEN DALAM PENGELOLAAN PROGRAM POSYANDU UNTUK IBU HAMIL ( STUDI KASUS GAMPONG GEULANGGANG BARO, KECAMATAN KOTA JUANG, KABUPATEN BIREUEN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI AGEN DALAM PENGELOLAAN PROGRAM POSYANDU UNTUK IBU HAMIL ( STUDI KASUS GAMPONG GEULANGGANG BARO, KECAMATAN KOTA JUANG, KABUPATEN BIREUEN)


Pengarang

Khairuna Zikri - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Firdaus Mirza Nusuary - 198610162019031009 - Penguji
Siti Ikramatoun - 199007012019032024 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2210101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Ibu hamil merupakan salah satu kelompok keutamaan dalam pelayanan kesehatan,
dikarenakan kondisi kehamilan harus mendapatkan perhatian khusus bagi bayi dan ibu.
Puskesmas hadir untuk menjembatani berbagai program yang didapatkan dari
pemerintah kemudian diarahkan kedalam posyandu dalam tingkat desa. Adapun
RPJMG Gelanggang Baro Tahun 2023-2029, Kabupaten Bireueun, terdapat beberapa
permasalahan yang masih menjadi bahan kajian gampong tersebut. Salah satunya ialah
dalam bidang kesehatan masih kurangnya pelayanan kesehatan dasar pada ibu
melahirkan dan bayi serta masih belum terdatanya secara menyeluruh kegiatan didalam
bidang kesehatan. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana para agen tenaga kesehatan menyelesaikan tantangan di lapangan dengan
strategi pendekatan menggunakan program untuk ibu hamil. Studi ini menggunakan
teori Habitus dan Modal dari Pierre Bourdieu dengan pendekatan studi kasus kualitatif
agar dapat menganalisis proses internalisasi eksternal yang terjadi antara agen tenaga
kesehatan dan ibu hami di ranah posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu
hamil dan keluarganya masih memagang prinsip nilai-nilai adat dan budaya terkait
kehamilan serta saran dari orang tua dianggap sangat penting. Pemahaman tersebut
tidak sepenuhnya salah, namun diperlukan pemahaman terkait kesehatan agar terhindar
dari praktik kesehatan yang buruk. Dalam hal ini upaya tenaga kesehatan posyandu
sangat diperlukan untuk menjadi agen penggerak program posyandu bagi ibu hamil.
Strategi posyandu ILP, program kelas ibu hamil dan trasformasi Me Bu Gateng menjadi
faktor utama dalam keberhasilan sebuah program.

Kata Kunci : Strategi dan Tantangan, Upaya Agen Penggerak, Ibu Hamil

ABSTRACT Pregnant women are one of the priority groups in health services, because pregnancy conditions must receive special attention for babies and mothers. The health center is present to bridge various programs obtained from the government and then directed to the posyandu at the village level. As for the 2023-2029 Gelanggang Baro RPJMG, Bireueun Regency, there are several problems that are still the subject of the gampong study. One of them is that in the health sector, there is still a lack of basic health services for mothers and babies and there is still not a comprehensive record of activities in the health sector. Thus, this study aims to find out how health worker agents solve challenges in the field with strategies for using programs for pregnant women. This study uses the theory of Habitus and Capital from Pierre Bourdieu with a qualitative case study approach in order to analyze the external internalization process that occurs between health worker agents and human beings in the realm of posyandu. The results of the study show that pregnant women and their families are still learning the principles of traditional and cultural values related to pregnancy and advice from parents is considered very important. This understanding is not completely wrong, but an understanding related to health is needed to avoid bad health practices. In this case, the efforts of posyandu health workers are needed to become the driving agent of the posyandu program for pregnant women. The strategy of the ILP posyandu, the pregnant women's class program and the Me Bu Gateng transformation are the main factors in the success of a program. Keywords: Strategies and Challenges, Efforts of Driving Agents, Pregnant Women

Citation



    SERVICES DESK