<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712531">
 <titleInfo>
  <title>KOMPETENSI GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sonya Valentine Simangunsong</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kualitas pembelajaran di sekolah menengah pertama di Kabupaten Simeulue masih belum optimal, yang ditandai oleh keterbatasan akses pengembangan profesional guru, praktik pembelajaran yang belum sepenuhnya berpusat pada peserta didik, serta budaya kolaborasi antarguru yang masih lemah. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu pembelajaran tidak cukup hanya melalui kebijakan kurikulum, tetapi memerlukan peran guru yang mampu menggerakkan perubahan di tingkat satuan pendidikan. Oleh karena itu, Guru Penggerak dipandang strategis sebagai pemimpin pembelajaran yang berperan mendorong inovasi, kolaborasi, dan transformasi pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi Guru Penggerak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah menengah pertama di Kabupaten Simeulue, yang difokuskan pada: (1) kompetensi Guru Penggerak, (2) langkah-langkah yang dilakukan dalam peningkatan kualitas pembelajaran, dan (3) kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk mendorong motivasi serta hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga Guru Penggerak, tiga kepala sekolah, dan sembilan siswa dari tiga SMP di Kabupaten Simeulue. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kompetensi Guru Penggerak tergolong sangat baik, meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, 2) Langkah-langkah Strategis yang dilakukan Guru Penggerak berperan sebagai inisiator perubahan melalui pelaksanaan In House Training (IHT), pendampingan pembelajaran,3) Penerapan pembelajaran berbasis proyek dan teknologi, serta penguatan budaya positif sekolah. Implementasi kompetensi tersebut berdampak pada meningkatnya motivasi belajar siswa, kapasitas guru sejawat, dan terbentuknya iklim sekolah yang lebih kondusif. Penelitian ini menegaskan bahwa Guru Penggerak memiliki kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Simeulue&#13;
Kata Kunci: Guru Penggerak, Kompetensi Guru, Kualitas Pembelajaran</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712531</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-03 11:31:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-03-03 11:34:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>