<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712443">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH INTERVENSI TERHADAP KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN PENGGUNAAN INSULIN PEN DI RAWAT JALAN RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURUL MUSALLY</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat dan membutuhkan pengelolaan jangka panjang, termasuk kepatuhan dalam penggunaan obat. Rendahnya kepatuhan pasien terhadap terapi insulin menjadi salah satu penyebab kegagalan pengendalian glikemik dan meningkatnya risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi edukasi melalui video dan WhatsApp grup terhadap tingkat kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus pengguna insulin pen, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan tersebut. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest, dilakukan pada 70 pasien diabetes melitus di poli endokrin RSUDZA. Kepatuhan dinilai menggunakan kuesioner MMAS-8 sebelum dan setelah intervensi. Intervensi berupa edukasi komprehensif mengenai penggunaan insulin pen, meliputi pengertian insulin, manfaat, efek samping, teknik penyuntikan, penyimpanan, lokasi injeksi, serta pergantian jarum, yang diberikan melalui video dan pengingat rutin melalui WhatsApp grup. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan skor kepatuhan setelah intervensi, rata rata skor kepatuhan meningkat dari 4,213 menjadi 6,526 dengan nila p-value = 0,000 (α</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INSULIN - PHARMACOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>612.365</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712443</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 09:51:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-27 10:18:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>