Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KARAKTERISTIK RUMAH LAYAK HUNI DI GAMPONG LAMBARO SKEP KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE ANALISIS DISKRIMINAN
Pengarang
Revy Farhan Azma - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Zurnila Marli Kesuma - 196903061994122001 - Dosen Pembimbing I
Latifah Rahayu Siregar - 198409282015042002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2008108010003
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas mipa., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Rumah adalah suatu struktur yang memiliki lantai, dinding, dan atap yang berfungsi sebagai tempat tinggal bagi individu, kelompok, atau keluarga. Secara umum, data BPS tahun 2022 menunjukkan bahwa akses terhadap rumah layak huni lebih tinggi di wilayah perkotaan dibandingkan perdesaan, yang mengindikasikan adanya ketimpangan akses antarwilayah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara kelompok objek yang mempunyai kualitas kelayakan rumah tinggal LH (Layak Huni), KLH (Kurang Layak Huni), dan TLH (Tidak Layak Huni), untuk mengetahui variabel apa saja yang membedakan ketiga kualitas kelayakan rumah tinggal tersebut, serta menentukan kesesuaian klasifikasi antara hasil dugaan dengan pengamatan sebenarnya dari model yang terbentuk. Metode analisis yang digunakan adalah analisis diskriminan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara responden yang mempunyai rumah dengan kualitas LH, KLH, dan TLH, dimana variabel yang membedakan adalah pendidikan, status perkawinan, lapangan usaha dan pekerjaan. Model diskriminan yang dihasilkan mempunyai nilai ketepatan klasifikasi kasus sebesar 48.4%.
A house is a structure with a floor, walls, and a roof that serves as a residence for individuals, groups, or families. In general, 2022 BPS data shows that access to livable housing is higher in urban areas than in rural areas, indicating inequality in access between regions. This study was conducted to determine whether there are significant differences between groups of objects with housing suitability qualities of LH (Livable), KLH (Less Livable), and TLH (Not Livable), to determine what variables differentiate these three housing suitability qualities, and to determine the suitability of the classification between the estimated results and actual observations from the model formed. The analytical method used was discriminant analysis. The results of the analysis showed significant differences between respondents who owned houses with LH, KLH, and TLH qualities, where the differentiating variables were education, marital status, business field, and occupation. The resulting discriminant model had a case classification accuracy value of 48.4%.
PEMETAAN PERUMAHAN DAN KEPENDUDUKAN GAMPONG LAMBARO SKEP, KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN MULTIPLE CORRESPONDENCE ANALYSIS (MCA) (M. Aulia Rasky, 2025)
KEMISKINAN DI PERKOTAAN (STUDI KASUS GAMPONG LAMBARO SKEP) (Mirza Irwanda, 2018)
INVENTARISASI JENIS MANGROVE DI LAMBARO SKEP KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (Musrina Putriani, 2022)
FUNGSI PEMELIHARAAN RUMAH LAYAK HUNI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI GAMPONG ULEE ATEUNG KECAMATAN JULOK KABUPATEN ACEH TIMUR (Riski Wulan Dahri, 2024)
PELAKSANAAN SYARIAH ISLAM DI GAMPONG LAMBARO SKEP KOTA BANDA ACEH (Aja Aulia Rahmah, 2019)