<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712313">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN DEFORMASI TANAH PADA TAMBANG BATU GAMPING MENGGUNAKAN METODE FOTOGRAMETRI DAN INTERFEROMETRIC SYNTHETIC APERTURE RADAR (INSAR) DI PT SEMEN PADANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vanesta Ilham Edrian</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kegiatan pertambangan merupakan salah satu faktor penyebab deformasi tanah yang dapat mengganggu stabilitas lereng dan keselamatan kerja, sehingga diperlukan pemantauan berkelanjutan. Pemanfaatan drone untuk pemantauan dengan metode fotogrametri banyak digunakan karena mampu menghasilkan data spasial yang detail, namun masih memiliki keterbatasan seperti ketergantungan pada kondisi cuaca dan pengukuran lapangan. Sebagai alternatif, metode berbasis radar seperti Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) dapat digunakan untuk pemantauan deformasi tanah dengan cakupan luas, efisiensi biaya dan waktu, serta kemampuan akuisisi data pada kondisi cuaca apapun. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis perbedaan nilai deformasi dengan menggunakan metode Fotogrametri dan metode Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) dalam mendeteksi perubahan tanah di area tambang. Penelitian dilakukan terhadap 200 titik sampel yang ditempatkan di area tambang PT Semen Padang. Data yang diperoleh diolah menggunakan software Quantum GIS dan Sentinel Application Platform (SNAP). Citra hasil pengolahan dengan menggunakan kedua metode sangat berbeda secara visual. Metode InSAR mampu memberikan gambaran perubahan tanah di area tambang, namun masih terbatas pada nilai yang homogen dan kurang sesuai dengan keadaan di lapangan. Berdasarkan data hasil pengolahan, rata-rata deformasi yang terjadi adalah sebesar -0,246 m dan rata-rata kecepatan deformasi yang terjadi adalah -0,0013 m/hari menggunakan metode Fotogrametri. Sedangkan dengan metode InSAR, rata-rata deformasi yang terjadi adalah -0,052 m dan rata-rata kecepatan deformasinya adalah -0,00031 m/hari. RMSE yang diperoleh dari hasil pengolahan data adalah sebesar 1,714 m. Berdasarkan hasil yang diperoleh, metode fotogrametri masih lebih unggul dibanding InSAR karena memiliki akurasi data perubahan tanah yang lebih akurat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MINING - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHOTOGRAMMETRY</topic>
 </subject>
 <classification>526.982</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 07:35:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-24 10:29:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>