PENGARUH WAKTU PENETAPAN ANGGARAN, FISCAL STRESS DAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN TERHADAP SERAPAN ANGGARAN DI PROVINSI ACEH PERIODE TAHUN 2015-2023 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH WAKTU PENETAPAN ANGGARAN, FISCAL STRESS DAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN TERHADAP SERAPAN ANGGARAN DI PROVINSI ACEH PERIODE TAHUN 2015-2023


Pengarang

Rahmat Aditya - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Endang Surasetyo Ningsih - - - Dosen Pembimbing I
Nadirsyah - 196408081990031003 - Penguji
Cut Afrianandra - 197704182003122002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101103010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Akuntansi (S1)., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

657.835

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu penetapan anggaran,
Fiscal Stress, dan sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) terhadap serapan
anggaran pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Aceh periode 2015–2023.
Serapan anggaran merupakan indikator penting dalam menilai efektivitas
pengelolaan keuangan daerah, khususnya di Aceh yang memiliki karakteristik
fiskal khusus melalui Dana Otonomi Khusus.Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan
pemerintah daerah yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Populasi penelitian mencakup seluruh 23 kabupaten/kota di Aceh dengan teknik
sampling jenuh. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan
pemilihan model melalui Uji Chow dan Uji Hausman, di mana model terbaik yang
digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
secara parsial waktu penetapan anggaran dan Fiscal Stress berpengaruh signifikan
terhadap serapan anggaran, sedangkan SiLPA tidak berpengaruh signifikan. Secara
simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap serapan
anggaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketepatan waktu penetapan APBD
dan pengelolaan SiLPA yang baik berperan penting dalam meningkatkan
efektivitas penyerapan anggaran daerah.
Kata kunci: Serapan Anggaran, Waktu Penetapan Anggaran, Fiscal Stress,
SiLPA

ABSTRACT This study aims to analyze the effect of budget enactment timing, Fiscal Stress, and budget surplus (SiLPA) on budget absorption in district and municipal governments in Aceh Province during the period 2015–2023. Budget absorption is an important indicator of local financial management effectiveness, particularly in Aceh, which has unique fiscal characteristics through the Special Autonomy Fund.This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from audited local government financial reports published by the Supreme Audit Board of Indonesia (BPK). The population consists of all 23 districts and cities in Aceh Province, and a census sampling technique is applied. Panel data regression is used as the analytical method, with model selection conducted through the Chow test and Hausman test. The Fixed Effect Model (FEM) is selected as the best estimation model. The results indicate that, partially, budget enactment timing and Fiscal Stress have a significant effect on budget absorption, while budget surplus does not have a significant effect. Simultaneously, the three independent variables significantly affect budget absorption. These findings suggest that timely budget enactment and proper management of budget surplus play an important role in improving local budget absorption effectiveness. Keywords: Budget Absorption, Budget Approval Timing, Fiscal Stress, Remaining Budget Surplus (SiLPA)

Citation



    SERVICES DESK