Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH AGLOMERASI, INVESTASI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP KETIMPANGAN WILAYAH DI INDONESIA BAGIAN BARAT
Pengarang
Siti Sapura - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Lukman Hakim - 197304281997021001 - Dosen Pembimbing I
Anita Faiziah, S.P., M.Env. Res.Ec. - - - Dosen Pembimbing II
Fitriyani - 199204122018032001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2101101010046
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Pembangunan., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
330.9
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Judul :Pengaruh Aglomerasi, Investasi, dan Indeks Pembangunan
Manusia Terhadap Ketimpanagan Wilayah Di Indonesia
Bagian Barat
Penulis : Siti Sapura
NIM : 2101101010046
Fakultas/Jurusan : Ekonomi Dan Bisnis/Ekonomi Pembangunan
Pembimbing 1 : Dr. Lukman Hakim, S.E, M.Sc
Pembimbing 2 : Anita Faiziah, S.P., M.Env. Res.Ec
Konsentrasi : Ekonomi Regional
Penelitian ini menganalisis pengaruh dari Aglomerasi Industri, Investasi Asing,
Investasi Dalam Negeri, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap
Ketimpangan Wilayah di Indonesia bagian barat dengan menggunakan metode
regresi data panel. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia, mencakup
periode 2011 hingga 2024 di seluruh provinsi pulau Sumatera dan Kalimantan yang
termasuk dari Indonesia bagian barat. Hasil analisis menggunakan regresi panel
menunjukkan bahwa Aglomerasi Industri dan Indeks Pembangunan Manusia
memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap Ketimpangan Wilayah. Berbeda
dengan variabel Investasi Asing dan Investasi Dalam Negeri yang memiliki
pengaruh positif dan tidak signifikan. Temuan dari penelitian ini aglomerasi
industri di Indonesia bagian barat secara umum berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap ketimpangan wilayah, dengan pola yang konsisten di Pulau Sumatera.
Namun, di Pulau Kalimantan aglomerasi industri justru berpengaruh positif dan
signifikan terhadap ketimpangan wilayah, yang menegaskan bahwa dampak
aglomerasi bersifat kontekstual dan berbeda antarwilayah. Indeks pembangunan
manusia memiliki pengaruh negatif signifikan, artinya setiap kenaikan indeks
pembangunan manusia dapat menurunkan ketimpangan wilayah. investasi asing
dan investasi dalam negeri tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap
ketimpangan wilayah. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan pengembangan
industri yang bersifat spesifik wilayah, dengan penguatan aglomerasi di daerah
berkapasitas tinggi dan peningkatan infrastruktur serta kapasitas wilayah
penyangga di daerah yang masih tertinggal agar manfaat pembangunan lebih
merata. Selain itu, diperlukan riset lanjutan untuk memperdalam pemahaman
mengenai peran pembangunan manusia dan investasi terhadap ketimpangan
wilayah guna mendukung perumusan kebijakan yang lebih adaptif terhadap
keragaman kondisi regional.
Kata Kunci: Ketimpangan Wilayah, Aglomerasi Industri, Investasi Asing, Investasi
Dalam Negeri, Indeks Pembangunan Manusia
ABSTRACT Title : The Influence of Agglomeration, Investment, and the Human Development Index on Regional Inequality in Western Indonesia Author : Siti Sapura Student ID : 2101101010046 Faculty/Department : Economcs and Busineess/Economic Development Advisor 1 : Dr. Lukman Hakim, S.E, M.Sc Advisor 2 : Anita Faiziah, S.P., M.Env. Res.Ec Concentration : Regional Economics This study analyzes the influence of Industrial Agglomeration, Foreign Investment, Domestic Investment, and the Human Development Index on Regional Inequality in Western Indonesia using a panel data regression method. Data sourced from the Indonesian Central Bureau of Statistics, covering the period 2011 to 2024 in all provinces of Sumatra and Kalimantan islands, which are included in Western Indonesia. The results of the analysis using panel regression indicate that Industrial Agglomeration and the Human Development Index have a significant negatif influence on Regional Inequality. In contrast to the variables of Foreign Investment and Domestic Investment which have a positif and insignificant influence. The findings of this study indicate that industrial agglomeration in Western Indonesia generally has a negatif and significant influence on regional inequality, with a consistent pattern on the island of Sumatra. However, on the island of Kalimantan, industrial agglomeration has a positif and significant influence on regional inequality, which confirms that the impact of agglomeration is contextual and differs between regions. The Human Development Index has a significant negatif influence, meaning that every increase in the Human Development Index can reduce regional inequality. Foreign investment and domestic investment do not have a significant influence on regional inequality. This study recommends regionspecific industrial development policies, strengthening agglomeration in highcapacity regions and improving infrastructure and capacity in buffer zones in underdeveloped regions to ensure more equitable distribution of development benefits. Furthermore, further research is needed to deepen understanding of the role of human development and investment in regional inequality to support the formulation of policies that are more adaptive to diverse regional conditions. Keywords: Regional Inequality, Industrial Agglomeration, Foreign Investment, Domestic Investment, Human Development Index
PENGARUH INVESTASI, AGLOMERASI INDUSTRI, DAN MODAL MANUSIA TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR WILAYAH DI INDONESIA (MUNAIYA, 2025)
ANALISIS PENGARUH KETIMPANGAN GENDER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA (IRVANI TRI UTARI, 2021)
HUBUNGAN AGLOMERASI DAN KETIMPANGAN WILAYAH ANTAR PROVINSI-PROVINSI DI INDONESIA (FATIA QURRATA AINI, 2023)
PENGARUH AGLOMERASI INDUSTRI DAN INVESTASI TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI INDONESIA (MUHAMMAD FAJAR, 2025)
ANALISIS KETIMPANGAN VARIABEL EKONOMI ACEH TERHADAP INDONESIA (Teuku Kudratul Amal Husfa, 2018)