<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712233">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KONSEP METAFORA PADA VISUALISASI TARI RAPAI GELENG MENJADI MOTIF KHAS ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI RAHMA FARDHILLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tari Rapai Geleng merupakan warisan budaya tak benda yang lahir di Kecamatan&#13;
Manggeng, Aceh Barat Daya, memadukan seni musik Rapai Debus dan Dalail&#13;
Khairat dengan harmonisasi gerakan ritmis yang sarat makna filosofis. Seiring&#13;
perkembangan globalisasi, generasi muda Aceh Barat Daya mengalami penurunan&#13;
pemahaman terhadap asal-usul tarian ini sebagai identitas budaya daerah. Penelitian&#13;
ini bertujuan mengeksplorasi penerapan konsep metafora visual dalam&#13;
mentransformasikan visualisasi tari Rapai Geleng menjadi motif tekstil khas Aceh&#13;
Barat Daya sebagai upaya inovatif pelestarian warisan budaya. Penelitian&#13;
menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kualitatif,&#13;
melibatkan tahapan dokumentasi visual, pembuatan sketsa, stilisasi, dan&#13;
pengaplikasian warna simbolis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,&#13;
wawancara mendalam, dokumentasi, dan eksperimen terapan. Subjek penelitian&#13;
berjumlah 4 orang, terdiri dari Majelis Adat Aceh, Dosen konsentrasi Tata Busana&#13;
PKK FKIP USK, serta Duta Wisata Aceh Barat Daya tahun 2024 dan 2025. Analisis&#13;
data dilaksanakan secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan&#13;
penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep metafora berhasil&#13;
mentransformasikan gerakan tari temporal menjadi motif visual tetap dengan&#13;
mempertahankan esensi filosofis melalui penerjemahan atribut fisik, struktural, dan&#13;
emosional. Sembilan penari yang memegang alat musik Rapai pada gerakan&#13;
melingkar motif Rapai Geleng melambangkan sembilan kecamatan di Kabupaten&#13;
Aceh Barat Daya, mencerminkan kesatuan dan keharmonisan wilayah dalam ikatan&#13;
budaya yang kuat. Penelitian menghasilkan dua variasi motif Rapai Geleng yang&#13;
diintegrasikan dengan motif Padi Sigupai dan Rumpun Biluluk, menciptakan narasi&#13;
visual komprehensif tentang identitas budaya Aceh Barat Daya. Penerapan motif&#13;
pada produk fesyen dilakukan menggunakan teknik digital printing dengan kain&#13;
busway dan satin bridal, menghasilkan produk yang memenuhi standar estetika dan&#13;
fungsionalitas. Informan memberikan respons positif terhadap aspek pelestarian&#13;
budaya, kualitas desain, serta potensi pengembangan ekonomi kreatif dan&#13;
pariwisata daerah. Penelitian membuktikan bahwa transformasi seni pertunjukan ke&#13;
dalam media visual dapat dilakukan tanpa kehilangan makna filosofis,&#13;
menyediakan kerangka analitis bagi desainer dalam menciptakan motif tekstil&#13;
berbasis warisan budaya, berkontribusi pada pengembangan identitas visual daerah&#13;
dan pertumbuhan industri kreatif berbasis budaya lokal di Aceh Barat Daya,&#13;
sekaligus berfungsi sebagai media edukasi efektif untuk memperkenalkan kembali&#13;
warisan budaya tari Rapai Geleng kepada generasi muda melalui produk fesyen&#13;
yang relevan dan diminati.&#13;
Kata kunci: Konsep metafora visual, Tari Rapai Geleng, Motif khas Aceh Barat&#13;
Daya</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EMBROIDERY - ARTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CUSTOMS (PRACTICES)</topic>
 </subject>
 <classification>746.44</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712233</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 00:17:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 09:53:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>