<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712219">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK PERUBAHAN PENGGUNAAN DAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP JASA EKOSISTEM DAN SOSIO-EKONOMI (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>GAMPONG KAJHU, KECAMATAN BAITUSSALAM, KABUPATEN ACEH BESAR, PROVINSI ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Nur Nabilah Fildzah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bentang alam pesisir di Gampong Kajhu telah mengalami transformasi lanskap berupa perubahan struktur ruang secara masif dan dinamika perubahan lahan pascabencana Tsunami 2004. Fenomena yang terjadi mengalami proses evolusi dan berdampak pada fungsi ekologi masyarakat lokal. Tingkat kehancuran ekstrem di Gampong Kajhu mencapai 85% korban jiwa dari total populasi, dan menyisakan 15% penduduk sebagai penyintas yang mengungsi ke wilayah Zona Evakuasi (BRR Aceh dan Nias, 2009). Tujuan penelitian untuk menganalisis implikasi transformasi perubahan Penggunaan dan Tutupan Lahan (PTL) terhadap Nilai Jasa Ekosistem (NJE) dan kondisi Sosio-Ekonomi tahun 2015-2025. Jenis penelitian menggunakan mixed methods dengan desain studi kasus integrasi potensi kearifan lokal dan modal sosial sebagai upaya mitigasi bencana. Data citra satelit beresolusi tinggi diperoleh dari Google Earth Pro menggunakan Landsat 8 dan Sentinel 2A melalui teknik Supervised Image Classification dan Sensitivity Analysis Spasial. Validasi data dilakukan melalui Stratified Random Sampling dengan hasil Overall Accuracy 95,2% dan Kappa Coefficient 0,951. Model Summary (R-Square) yaitu R2 = 0,711 dan R = 0,843. Metode Contingent Valuation Method (CVM) yang melibatkan 195 rumah tangga. Identifikasi kelas lahan mengungkapkan dinamika perubahan vegetasi dan mangrove seluas 66,12 hektar yang berdampak pada kerugian ekologis senilai Rp290 miliar per tahun, kerusakan biofisik menyebabkan eskalasi debit banjir sebesar +23,61 m³/s yang mengancam 33% area hunian penduduk. Rekomendasi penelitian yaitu implementasi kebijakan moratorium RTRW dan RDTR pada zona kritis, revitalisasi instrumen kearifan lokal dan pengelolaan dana Willingness to Pay (WTP) secara real-time melalui monitoring partisipasi untuk menjamin restorasi pesisir yang tangguh dan berkelanjutan tanpa mengabaikan kelestarian modal alam.&#13;
Kata Kunci: Dampak Perubahan PTL, Temporal PTL, Jasa Ekosistem,  Willingness to Pay.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COASTS - GEOMORPHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>551.457</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712219</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-18 15:57:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 09:22:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>