<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712205">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS KRIM EKSTRAK KULIT KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA EPIDERMIS KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nova Fajarna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA Magister Biologi</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif, evaluasi fisik dari sediaan krim, efektivitas, perubahan histologis serta konsentrasi krim ekstrak etanol kulit merah buah kopi arabika yang tepat untuk penyembuhan luka bakar pada mencit. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 25 ekor mencit sebagai unit percobaan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Kelompok A diberikan basis krim (K-), kelompok B diberikan sulfadiazine (K+), kelompok C diberikan krim ekstrak etanol kulit merah buah kopi arabika 1% (KI), kelompok D diberikan krim 3% (KII), serta kelompok E diberikan krim 5% (KIII). Luka bakar dibuat dengan diameter 1 cm. Pengobatan luka bakar dilakukan dua kali sehari selama 14 hari. Data dari hasil penelitian ini kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif yang menggunakan analisis statistik ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan ada 25 senyawa dalam ekstrak kulit merah buah kopi arabika. Adapun basis krim serta krim ekstrak etanol kulit merah buah kopi arabika memiliki hasil evaluasi yang cukup baik. Rerata penyembuhan luka bakar yang terbaik terdapat pada krim 3%, yaitu 0,631 cm. Perbedaan signifikan tidak ditemukan pada tekstur luka bakar mencit di semua perlakuan, yang ditandai dengan permukaan kasar, kering, dan terbentuknya eschar. Kualitas jaringan granulasi pada setiap perlakuan juga menunjukkan perubahan warna yang normal dan tidak terinfeksi. Perubahan histologi terbaik terjadi pada perlakuan krim 3% yang mana epitelnya menebal lebih cepat, yaitu 16,756 µm serta ketebalan keratinisasi yang normal (4,142 µm) pada hari ke-14. Namun, semua perlakuan tersebut belum menunjukkan rambut yang telah mencapai epidermis. Kesimpulan yang diperoleh adalah ekstrak etanol kulit merah kopi arabika memiliki 25 senyawa bioaktif. Adapun krim dalam penelitian ini sudah cukup baik dan stabil serta efektif terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit. Hal ini dapat dilihat pada variasi dari perubahan histologi kulit mencit. Berdasarkan pengamatan secara makroskopis dan mikroskopis tersebut, maka pemberian krim ekstrak etanol kulit merah buah kopi arabika 3% dinyatakan lebih cepat menyembuhkan luka bakar jika dibandingkan dengan perlakuan lainnya dalam penelitian ini.&#13;
&#13;
Kata kunci: Krim, luka bakar, kopi arabika, epidermis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WOUNDS - BIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>571.975</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712205</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-18 12:57:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-18 15:24:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>