PENGARUH SUHU RENDAH DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH SUHU RENDAH DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS BUAH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.)


Pengarang

novia ismuldewi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805101050023

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

NOVIA ISMULDEWI. 0805101050023. Pengaruh Suhu Rendah dan Lama Penyimpanan Terhadap Kualitas Buah Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) dibimbing Rita Hayati sebagai ketua dan Erida Nurahmi sebagai anggota.
Buah tomat merupakan komoditi yang tergolong sangat mudah rusak yang bisa terjadi karena penanganan pasca panen yang tidak baik. Untuk mencegah hal tersebut, perlu dilakukan suatu usaha untuk mempertahankan mutu buah tomat dengan memperpanjang masa simpannya. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah penggunaan suhu rendah dan lama penyimpanan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah suhu rendah dan lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap kualitas tomat, dan apakah terdapat interaksi antara suhu rendah dan lama penyimpanan terhadap kualitas tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala yang berlangsung sejak bulan September hingga Oktober 2014.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan tiga ulangan yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama yaitu suhu rendah yang terdiri atas 5 0C, 10 0C, dan 15 0C. Sedangkan faktor kedua yaitu lama penyimpanan yang terdiri dari 1 minggu, 2 minggu, dan 3 minggu. Peubah yang diamati adalah susut bobot, kadar air, kandungan vitamin C, warna dengan penentuan nilai L (kecerahan), nilai a (merah), nilai b (kuning), dan kandungan likopen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu rendah untuk penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap kandungan vitamin C, warna nilai b (kuning), dan kandungan likopen. Sedangkan perlakuan lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata terhadap susut bobot, warna nilai a (merah), dan kandungan likopen.
Kesimpulan hasil penelitian bahwa interaksi antara perlakuan suhu rendah dan lama penyimpanan terhadap masa simpan buah tomat yang diamati dari peubah susut bobot. Perlakuan suhu rendah dan lama penyimpanan 10 °C dan 1 minggu merupakan kombinasi perlakuan terbaik. Suhu rendah untuk penyimpanan berpengaruh terhadap masa simpan buah tomat yang dilihat dari peubah susut bobot, kadar air, dan vitamin C. Taraf perlakuan suhu rendah untuk penyimpanan terbaik ditemukan pada suhu 10 °C. Sedangkan lama penyimpanan buah tomat yang dilihat dari peubah susut bobot dan kandungan likopen berpengaruh nyata terhadap kadar air, kandungan vitamin C dan warna. Taraf perlakuan lama penyimpanan terbaik ditemukan pada lama penyimpanan 3 minggu.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK