<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712159">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS WATER FOOTPRINT KONSUMSI PANGAN DAN NON PANGAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) JAMBO AYE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NABILA SAM DWITARA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Air merupakan sumber daya utama yang berperan penting dalam menunjang kehidupan manusia, khususnya melalui konsumsi pangan dan non pangan. Peningkatan jumlah penduduk serta perubahan pola konsumsi menyebabkan tekanan terhadap ketersediaan sumber daya air semakin besar. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk menilai besarnya penggunaan air adalah konsep water footprint, yang menggambarkan total air yang digunakan secara langsung maupun tidak langsung dalam menghasilkan barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran water footprint konsumsi pangan dan non pangan serta membandingkannya pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Jambo Aye tahun 2023 dan 2024. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data jumlah penduduk dan data konsumsi pangan serta non pangan yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Perhitungan water footprint dilakukan menggunakan metode Water Footprint of Nations dengan pendekatan virtual water pada masing-masing komoditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2023, total water footprint konsumsi pangan di DAS Jambo Aye sebesar 688.896.692,14 m³, sedangkan konsumsi non pangan sebesar 3.004.364,91 m³. Pada tahun 2024, water footprint konsumsi pangan meningkat menjadi 745.841.195,03 m³, sementara konsumsi non pangan juga meningkat menjadi 3.278.034,08 m³. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi pangan merupakan penyumbang terbesar penggunaan air dibandingkan konsumsi non pangan. &#13;
Kata kunci: water footprint, konsumsi pangan, DAS Jambo Aye</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WATER CONSERVATION</topic>
 </subject>
 <classification>333.911 6</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712159</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-13 15:29:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 10:05:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>