<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712123">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI MINYAK ATSIRI DAN SENYAWA SITRAL CYMBOPOGON CITRATUS (DC.) STAPF TERHADAP SEL RAW 264.7</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SALSABILA DERIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serai dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) merupakan tanaman obat yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan mengandung minyak atsiri dengan komponen utama sitral yang berpotensi sebagai agen antiinflamasi. Aktivitas antiinflamasi bahan alam dapat dievaluasi melalui kemampuannya menekan produksi sitokin proinflamasi, salah satunya interleukin-6 yang berperan penting dalam proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rendemen minyak atsiri dari bagian aerial C. citratus serta mengevaluasi pengaruh minyak atsiri dan senyawa sitral terhadap produksi IL-6 pada sel makrofag RAW 264.7 terinduksi lipopolisakarida (LPS). Minyak atsiri diperoleh melalui penyulingan dengan metode hidrodistilasi dan diuji aktivitas antiinflamasinya secara in vitro menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Pengujian dilakukan pada minyak atsiri C. citratus dengan konsentrasi 6,25–75 ppm, sitral 1,56–25 ppm, serta deksametason sebagai kontrol positif. Prinsip pengujian didasarkan pada pengukuran kadar IL-6 dalam medium kultur sel RAW 264.7 setelah induksi inflamasi oleh LPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen minyak atsiri C. citratus sebesar 0,492% serta peningkatan konsentrasinya menurunkan kadar IL-6, dari 969,11 ± 174,82 pg/mL pada konsentrasi 6,25 ppm menjadi 231,00 ± 73,97 pg/mL pada konsentrasi 75 ppm, dengan persentase inhibisi sebesar 96,84%. Sitral menunjukkan aktivitas lebih kuat dengan penurunan kadar IL-6 hingga 126,13 ± 59,32 pg/mL pada konsentrasi 25 ppm dengan persentase inhibisi 100,61%. Deksametason menurunkan kadar IL-6 dari 878,27 ± 173,67 pg/mL pada konsentrasi 0,0004 ppm menjadi 253,51 ± 102,38 pg/mL pada konsentrasi 4 ppm. Dengan demikian, minyak atsiri dan sitral C. citratus memiliki aktivitas antiinflamasi yang nyata dan berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen antiinflamasi berbasis bahan alam.&#13;
&#13;
Kata kunci: Cymbopogon citratus, minyak atsiri, sitral, antiinflamasi, IL-6, RAW 264.7.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712123</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-12 16:22:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-13 14:56:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>