PENGEMBANGAN ALAT DETEKSI MINYAK NILAM BERBASIS TEKNOLOGI SENSOR TERINTEGRASI IOT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGEMBANGAN ALAT DETEKSI MINYAK NILAM BERBASIS TEKNOLOGI SENSOR TERINTEGRASI IOT


Pengarang

Dek Rina - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Malahayati - 197407252000122001 - Dosen Pembimbing I
M. Syukri Surbakti - 197310302000121001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2208102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas mipa., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

681.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peningkatan permintaan global terhadap minyak nilam, yang dihargai karena aroma dan manfaat terapeutiknya, telah menyebabkan pemalsuan yang meluas menggunakan zat-zat murah seperti minyak sawit dan minyak tanah. Pemalsuan ini menghadirkan tantangan untuk memastikan keaslian dan kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem portabel, murah, hemat, dan real-time untuk mendeteksi kemurnian minyak nilam berdasarkan pengukuran kerapatan. Perancangan dilakukan dengan mengintegrasikan sensor ultrasonik untuk estimasi volume yang akurat dengan sel beban untuk pengukuran massa. Hal ini memungkinkan perhitungan kerapatan yang tepat dalam kisaran umum minyak nilam murni (0,95–0,97 g/cm³). Sampel yang telah dicampur dengan bahan lain (minyak sawit dan minyak tanah) pada berbagai konsentrasi (25%, 50%, 75%, dan 100%) v/v. Kemudian, diukur menggunakan sensor densitas terintegrasi IoT lalu diverifikasi oleh piknometer. Hasil keduanya menunjukkan penurunan kerapatan yang konsisten relatif terhadap tingkat pemalsuan. Pengukurannya menunjukkan bahwa densitas dapat diukur menggunakan sensor densitas IoT layaknya piknometer, namun ketika menggunakan sensor densitas yang dirangkai terintegrasi IoT tentu lebih mudah dalam pemantauan jarak jauh, dan transmisi data secara real-time, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan ketertelusuran dan kontrol kualitas dalam produksi minyak nilam

The increasing global demand for patchouli oil, valued for its aroma and therapeutic benefits, has led to widespread adulteration using low-cost substances such as palm oil and kerosene. This adulteration poses significant challenges in ensuring product authenticity and quality. The aim of this study is to develop a portable, low-cost, energy-efficient, and real-time system to detect the purity of patchouli oil based on density measurements. The system was designed by integrating an ultrasonic sensor for accurate volume estimation with a load cell for mass measurement. This integration enables precise density calculation within the typical range of pure patchouli oil (0.95–0.97 g/cm³). Samples adulterated with other substances (palm oil and kerosene) at various concentrations (25%, 50%, 75%, and 100% v/v) were prepared and measured using an IoT-integrated density sensor, then verified using a pycnometer. Both methods showed a consistent decrease in density relative to the level of adulteration. The results indicate that density can be measured using an IoT-based density sensor with performance comparable to a pycnometer. However, the IoT-integrated sensor offers greater convenience for remote monitoring and real-time data transmission, thereby significantly improving traceability and quality control in patchouli oil production.

Citation



    SERVICES DESK