<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712119">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN ALAT DETEKSI MINYAK NILAM BERBASIS TEKNOLOGI SENSOR TERINTEGRASI IOT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dek Rina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan permintaan global terhadap minyak nilam, yang dihargai karena aroma dan manfaat terapeutiknya, telah menyebabkan pemalsuan yang meluas menggunakan zat-zat murah seperti minyak sawit dan minyak tanah. Pemalsuan ini menghadirkan tantangan untuk memastikan keaslian dan kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat suatu sistem portabel, murah, hemat, dan real-time untuk mendeteksi kemurnian minyak nilam berdasarkan pengukuran kerapatan. Perancangan dilakukan dengan mengintegrasikan sensor ultrasonik untuk estimasi volume yang akurat dengan sel beban untuk pengukuran massa. Hal ini memungkinkan perhitungan kerapatan yang tepat dalam kisaran umum minyak nilam murni (0,95–0,97 g/cm³). Sampel yang telah dicampur dengan bahan lain (minyak sawit dan minyak tanah) pada berbagai konsentrasi (25%, 50%, 75%, dan 100%) v/v. Kemudian, diukur menggunakan sensor densitas terintegrasi IoT lalu diverifikasi oleh piknometer. Hasil keduanya menunjukkan penurunan kerapatan yang konsisten relatif terhadap tingkat pemalsuan. Pengukurannya menunjukkan bahwa densitas dapat diukur menggunakan sensor densitas IoT layaknya piknometer, namun ketika menggunakan sensor densitas yang dirangkai terintegrasi IoT tentu lebih mudah dalam pemantauan jarak jauh, dan transmisi data secara real-time, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan ketertelusuran dan kontrol kualitas dalam produksi minyak nilam</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>THERAPEUTICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SENSORS - MANUFACTURING TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>681.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712119</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-12 16:11:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-13 15:09:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>