<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712035">
 <titleInfo>
  <title>ISOLASI, IDENTIFIKASI, DAN UJI RESISTENSI SALMONELLA SP. PADA DAGING SAPI DI PASAR TRADISIONAL BANDA ACEH TERHADAP BEBERAPA ANTIBIOTIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIA KAYLA NAZIHAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kontaminasi Salmonella sp. pada daging sapi dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat karena bakteri ini dapat menyebabkan foodborne disease dan memiliki potensi berkembang menjadi bakteri resisten antibiotik. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi Salmonella sp. pada daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh berdasarkan karakteristik morfologi dan biokimia isolat yang diperoleh, serta menentukan profil resistensi terhadap beberapa antibiotik. Sebanyak 18 sampel daging sapi diperiksa melalui tahapan pre-enrichment menggunakan media Lactose Broth (LB), enrichment menggunakan media Selenite Cystine Broth (SCB), isolasi pada Salmonella–Shigella Agar (SSA), pewarnaan Gram dan uji biokimia. Uji resistensi dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap antibiotik siprofloksasin, eritromisin, tetrasiklin, streptomisin, ampisilin, dan gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan dari 18 sampel (50%) positif Salmonella sp. Uji resistensi menunjukkan bahwa seluruh isolat resisten terhadap streptomisin dan eritromisin (100%), gentamisin (77,77%), tetrasiklin (55,55%), ampisilin (44,44%), dan siprofloksasin (22,22%). Sebanyak delapan isolat dikategorikan multidrug resistant (MDR). Dapat disimpulkan bahwa daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh memiliki tingkat kontaminasi Salmonella sp. yang cukup tinggi dengan profil resistensi antibiotik yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan peningkatan pengawasan sanitasi dan edukasi penanganan pangan yang aman.&#13;
Kata kunci: Salmonella sp., daging sapi, resistensi antibiotik, pasar tradisional, MDR. Kontaminasi Salmonella sp. pada daging sapi dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat karena bakteri ini dapat menyebabkan foodborne disease dan memiliki potensi berkembang menjadi bakteri resisten antibiotik. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi Salmonella sp. pada daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh berdasarkan karakteristik morfologi dan biokimia isolat yang diperoleh, serta menentukan profil resistensi terhadap beberapa antibiotik. Sebanyak 18 sampel daging sapi diperiksa melalui tahapan pre-enrichment menggunakan media Lactose Broth (LB), enrichment menggunakan media Selenite Cystine Broth (SCB), isolasi pada Salmonella–Shigella Agar (SSA), pewarnaan Gram dan uji biokimia. Uji resistensi dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap antibiotik siprofloksasin, eritromisin, tetrasiklin, streptomisin, ampisilin, dan gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan dari 18 sampel (50%) positif Salmonella sp. Uji resistensi menunjukkan bahwa seluruh isolat resisten terhadap streptomisin dan eritromisin (100%), gentamisin (77,77%), tetrasiklin (55,55%), ampisilin (44,44%), dan siprofloksasin (22,22%). Sebanyak delapan isolat dikategorikan multidrug resistant (MDR). Dapat disimpulkan bahwa daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh memiliki tingkat kontaminasi Salmonella sp. yang cukup tinggi dengan profil resistensi antibiotik yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan peningkatan pengawasan sanitasi dan edukasi penanganan pangan yang aman.&#13;
Kata kunci: Salmonella sp., daging sapi, resistensi antibiotik, pasar tradisional, MDR. Kontaminasi Salmonella sp. pada daging sapi dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan masyarakat karena bakteri ini dapat menyebabkan foodborne disease dan memiliki potensi berkembang menjadi bakteri resisten antibiotik. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengidentifikasi Salmonella sp. pada daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh berdasarkan karakteristik morfologi dan biokimia isolat yang diperoleh, serta menentukan profil resistensi terhadap beberapa antibiotik. Sebanyak 18 sampel daging sapi diperiksa melalui tahapan pre-enrichment menggunakan media Lactose Broth (LB), enrichment menggunakan media Selenite Cystine Broth (SCB), isolasi pada Salmonella–Shigella Agar (SSA), pewarnaan Gram dan uji biokimia. Uji resistensi dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap antibiotik siprofloksasin, eritromisin, tetrasiklin, streptomisin, ampisilin, dan gentamisin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sembilan dari 18 sampel (50%) positif Salmonella sp. Uji resistensi menunjukkan bahwa seluruh isolat resisten terhadap streptomisin dan eritromisin (100%), gentamisin (77,77%), tetrasiklin (55,55%), ampisilin (44,44%), dan siprofloksasin (22,22%). Sebanyak delapan isolat dikategorikan multidrug resistant (MDR). Dapat disimpulkan bahwa daging sapi yang dijual di pasar tradisional Banda Aceh memiliki tingkat kontaminasi Salmonella sp. yang cukup tinggi dengan profil resistensi antibiotik yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan peningkatan pengawasan sanitasi dan edukasi penanganan pangan yang aman.&#13;
Kata kunci: Salmonella sp., daging sapi, resistensi antibiotik, pasar tradisional, MDR.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEEF - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SALMONELLA INFECTIONS - ANIMALS - ANIMAL VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 692 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712035</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-11 05:00:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-11 10:41:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>