<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712021">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI MANAJEMEN KONFLIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN TRUMON TIMUR ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kamaluddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kinerja guru merupakan pilar utama dalam menentukan mutu pendidikan di sekolah, namun dinamika organisasi yang kompleks sering memicu konflik internal yang berpotensi menghambat kinerja optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen konflik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya kedisiplinan guru, kurangnya keterbukaan komunikasi antara kepala sekolah dan guru, serta belum optimalnya profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga administrasi di SMPN 2 Trumon Timur dan SMPN 3 Trumon Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi manajemen konflik dengan pendekatan partisipatif dan komunikatif, yang menekankan musyawarah, keterbukaan, dan pembagian tugas yang adil. Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator, mediator, dan motivator dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Faktor pendukung utama strategi ini meliputi komunikasi yang efektif, pengendalian diri, dan rasa saling menghargai antarwarga sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter, kurangnya pemahaman terhadap tujuan program, serta keterbatasan waktu dalam koordinasi. Penerapan strategi manajemen konflik yang tepat terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru, ditandai dengan meningkatnya kedisiplinan, partisipasi aktif dalam program sekolah, dan terciptanya suasana kerja yang kondusif. Dengan demikian, manajemen konflik yang dikelola secara profesional oleh kepala sekolah tidak hanya mampu meredam potensi perbedaan, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen strategis dalam penguatan kualitas pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelatihan kepemimpinan dan komunikasi interpersonal bagi kepala sekolah guna mendukung keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah.&#13;
&#13;
Kata Kunci:	Manajemen Konflik, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kinerja Guru, Pendidikan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHERS - PERFORMANCE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CONFLICT MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712021</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-10 17:28:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-11 11:01:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>