<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1712013">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN    KEPALA    SEKOLAH    DALAM MENINGKATKAN LITERASI  DIGITAL  BAGI GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizka Zahara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Literasi digital merupakan kompetensi esensial bagi guru abad ke-21 yang memerlukan peran strategis kepala sekolah sebagai manajer pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan literasi digital guru SMP di Kabupaten Pidie melalui empat fungsi utama: perencanaan, pelaksanaan, hambatan, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di SMP Negeri 2 Sigli dan SMP Unggul YPPU Sigli. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan bantuak perangkat lunak Nvivo 15, serta diuji kredibilitasnya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan literasi digital di kedua sekolah telah menjadi prioritas, tetapi masih bersifat informal dan belum terdokumentasi secara sistematis. Pelaksanaan program dilakukan melalui pelatihan internal, komunitas belajar, dan pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital dengan dukungan kepala sekolah sebagai fasilitator. Hambatan utama meliputi keterbatasan kompetensi digital guru, sarana teknologi, serta kebijakan sekolah yang belum mendukung sepenuhnya. Evaluasi telah dilakukan melalui supervisi dan penghargaan kinerja guru, namun belum berbasis instrumen baku. Secara keseluruhan, manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan literasi digital guru di SMP Kabupaten Pidie telah berjalan adaptif, namun belum sistematis sehingga memerlukan penguatan perencanaan, evaluasi, dan pelatihan berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Manajemen Kepala Sekolah; Literasi Digital; Guru Sekolah Menegah Pertama.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PRINCIPALS (SCHOOL) - ROLE AND FUNCTION</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1712013</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-10 16:37:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-11 10:29:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>