<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711949">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN PROTOTYPE DASHBOARD PELAPORAN TERINTEGRASI KASUS GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VISKA ARFINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rabies merupakan penyakit zoonosis yang bersifat fatal dan masih menjadi masalah&#13;
kesehatan masyarakat Indonesia, dengan salah satu kendala utama berupa sistem pelaporan&#13;
kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang masih dilakukan secara manual sehingga&#13;
menyebabkan keterlambatan informasi, duplikasi data, serta rendahnya akurasi pemantauan&#13;
kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan data dalam pelaporan GHPR&#13;
serta mengembangkan prototype dashboard berbasis web sebagai solusi untuk meningkatkan&#13;
efektivitas dan efisiensi pelaporan sesuai pendekatan One Health. Metode penelitian&#13;
menggunakan desain cross-sectional melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap&#13;
lima petugas Puskesmas dan Puskeswan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Data&#13;
dianalisis secara deskriptif kualitatif dan digunakan dalam perancangan dashboard&#13;
menggunakan Looker Studio yang memuat komponen utama seperti pemetaan lokasi berbasis&#13;
GPS, visualisasi jumlah kasus, status hewan penggigit, pemberian VAR, dan data hewan positif&#13;
rabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi dan data dalam&#13;
pengembangan sistem pelaporan terintegrasi kasus GHPR meliputi data lokasi kasus,&#13;
status hewan penggigit, jumlah kasus dan pemberian vaksin anti rabies. Penelitian ini&#13;
berhasil mengembangkan prototype dashboard pelaporan terintegrasi kasus GHPR&#13;
berbasis web yang mampu menyajikan informasi cepat, terstruktur, dan mudah diakses&#13;
dengan tampilan visual yang informatif, jelas dan menarik. Seluruh responden menilai&#13;
dashboard lebih praktis, cepat, serta mendukung koordinasi dan pemantauan kasus secara&#13;
terintegrasi dibandingkan pelaporan manual. Dengan demikian prototype dashboard ini&#13;
berpotensi menjadi dasar pengembangan sistem pelaporan rabies yang lebih komprehensif dan&#13;
terhubung pada tingkat daerah maupun nasional.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RABIES - ANIMALS - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>636.089 655 3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-09 13:09:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-09 14:59:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>