Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN PROTOTYPE DASHBOARD PELAPORAN TERINTEGRASI KASUS GIGITAN HEWAN PENULAR RABIES
Pengarang
VISKA ARFINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Teuku Reza Ferasyi - 197307292002121001 - Dosen Pembimbing I
Baidillah Zulkifli - 199305242022031005 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2202101010166
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
636.089 655 3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Rabies merupakan penyakit zoonosis yang bersifat fatal dan masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat Indonesia, dengan salah satu kendala utama berupa sistem pelaporan
kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang masih dilakukan secara manual sehingga
menyebabkan keterlambatan informasi, duplikasi data, serta rendahnya akurasi pemantauan
kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan data dalam pelaporan GHPR
serta mengembangkan prototype dashboard berbasis web sebagai solusi untuk meningkatkan
efektivitas dan efisiensi pelaporan sesuai pendekatan One Health. Metode penelitian
menggunakan desain cross-sectional melalui wawancara, observasi, dan kuesioner terhadap
lima petugas Puskesmas dan Puskeswan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Data
dianalisis secara deskriptif kualitatif dan digunakan dalam perancangan dashboard
menggunakan Looker Studio yang memuat komponen utama seperti pemetaan lokasi berbasis
GPS, visualisasi jumlah kasus, status hewan penggigit, pemberian VAR, dan data hewan positif
rabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi dan data dalam
pengembangan sistem pelaporan terintegrasi kasus GHPR meliputi data lokasi kasus,
status hewan penggigit, jumlah kasus dan pemberian vaksin anti rabies. Penelitian ini
berhasil mengembangkan prototype dashboard pelaporan terintegrasi kasus GHPR
berbasis web yang mampu menyajikan informasi cepat, terstruktur, dan mudah diakses
dengan tampilan visual yang informatif, jelas dan menarik. Seluruh responden menilai
dashboard lebih praktis, cepat, serta mendukung koordinasi dan pemantauan kasus secara
terintegrasi dibandingkan pelaporan manual. Dengan demikian prototype dashboard ini
berpotensi menjadi dasar pengembangan sistem pelaporan rabies yang lebih komprehensif dan
terhubung pada tingkat daerah maupun nasional.
Rabies is a fatal zoonotic disease and remains a public health problem in Indonesia, with one of the main challenges being the manual reporting system for rabies- transmitting animal bite cases (RTABC), which leads to delays in information delivery, data duplication, and low accuracy in case monitoring. This study aims to identify data requirements for RTABC reporting and to develop a web-based dashboard prototype as a solution to improve the effectiveness and efficiency of reporting in accordance with the One Health approach. The research employed a cross-sectional design using interviews, observations, and questionnaires involving five officers from Public Health Centers (Puskesmas) and Animal Health Centers (Puskeswan) in Banda Aceh City and Aceh Besar Regency. Data were analyzed descriptively using a qualitative approach and were utilized in designing the dashboard using Looker Studio. The dashboard includes key components such as GPS-based location mapping, visualization of case numbers, biting animal status, administration of anti-rabies vaccine (ARV), and data on rabies-positive animals. The results indicate that the information and data required for developing an integrated RTABC reporting system include case location data, biting animal status, number of cases, and anti-rabies vaccine administration. This study successfully developed a web-based integrated RTABC reporting dashboard prototype capable of presenting fast, structured, and easily accessible information with an informative, clear, and visually appealing interface. All respondents assessed the dashboard as more practical, faster, and more supportive of integrated coordination and case monitoring compared to manual reporting. Therefore, this dashboard prototype has the potential to serve as a foundation for developing a more comprehensive and interconnected rabies reporting system at regional and national levels.
KAJIAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI KECAMATAN KUTA PANJANG KABUPATEN GAYO LUES (Saiful, 2018)
PERBEDAAN PENYAMPAIAN INFORMASI ANTARA MEDIA LEAFLET DAN PENYULUHAN TERHADAP KEWASPADAAN GIGITAN ANJING PENULAR RABIES PADA SISWA SMP DI KABUPATEN BENER MERIAH (WILDA HANIFA, 2018)
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH BUKITTINGGI NO 6 TAHUN 2015 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN RABIES (SUATU PENELITIAN DI KOTA BUKITTINGGI) (Afiif Rizqan Feriandra, 2024)
KAJIAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PEMILIK DALAM MEWASPADAI GIGITAN ANJING HEWAN PENULAR RABIES (HPR) DI EMPAT KECAMATAN KOTA JAMBI (Hardianti Purnama Sari, 2015)
PEMERIKSAAN HEMATOLOGI UNTUK MENENTUKAN STATUS PRESENT KAMBING KACANG (CAPRA SP.) PADA UPT HEWAN COBA FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Benny Andista, S.KH, 2016)