<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711881">
 <titleInfo>
  <title>KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH DI KECAMATAN TEUPAH SELATAN KABUPATEN SIMEULUE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Darul Amin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun budaya sekolah yang positif dan berkelanjutan. Namun, pada satuan pendidikan di Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue, penguatan budaya sekolah pada awalnya masih menghadapi sejumlah permasalahan, seperti belum optimalnya pembiasaan nilai-nilai positif, perbedaan tingkat kedisiplinan dan partisipasi warga sekolah, serta keterbatasan sarana pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah di SD Negeri 6 dan SD Negeri 14 Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) perencanaan kepemimpinan kepala sekolah dilakukan secara partisipatif dan kontekstual dengan melibatkan guru dalam penyusunan program yang berfokus pada pembinaan kedisiplinan, pembentukan karakter siswa, penguatan kebersamaan, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan mutu pembelajaran; (2) pelaksanaan kepemimpinan berjalan secara konsisten melalui keteladanan kepala sekolah, komunikasi yang terbuka, dan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam kegiatan budaya sekolah, sehingga nilai-nilai positif dapat terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari; (3) evaluasi kepemimpinan dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pengamatan langsung, rapat bersama guru, serta refleksi terhadap program yang telah berjalan untuk memastikan keberlangsungan budaya sekolah yang positif; dan (4) faktor pendukung meliputi komitmen dan keteladanan kepala sekolah, kerja sama guru, dukungan orang tua, serta kesesuaian program dengan budaya lokal, sedangkan faktor penghambat mencakup perbedaan tingkat kesadaran warga sekolah, keterbatasan sarana dan prasarana, serta tantangan dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program.&#13;
Kata Kunci: Kepemimpinan, Kepala Sekolah, Budaya Sekolah.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LEADERSHIP - SCHOOLS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PRINCIPALS (SCHOOL) - ROLE AND FUNCTION</topic>
 </subject>
 <classification>371.201 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711881</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 14:30:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 14:49:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>