<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711865">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN KESISWAAN DALAM MENCEGAH BULLYING  PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI DI KECAMATAN SIMEULUE TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Salfiadis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S2)</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penerapan manajemen siswa dalam mencegah perundungan di sekolah merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi pedagogi siswa di kelas, sekaligus menjadi tantangan bagi para guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana manajemen siswa berkontribusi terhadap pencegahan perundungan di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan pasif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan di SMP Negeri 1 Simeulue Tengah, SMP Negeri 2 Simeulue Tengah, dan SMP Negeri 3 Simeulue Tengah dengan melibatkan 15 partisipan yang terdiri atas; kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan konseling,  siswa,  komite sekolah, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Penerapan manajemen kesiswaan dalam pencegahan bullying di SMP Negeri Kecamatan Simeulue Tengah belum efektif akibat lemahnya koordinasi disiplin sekolah, peran guru, layanan bimbingan dan konseling, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua dan komite sekolah; 2) Hambatan utama meliputi rendahnya pemahaman pendidik tentang bullying dan belum adanya kebijakan sekolah yang tegas; 3) Strategi pencegahan perlu difokuskan pada penguatan karakter, integrasi program anti bullying, optimalisasi peran guru dan guru BK, serta penguatan kemitraan sekolah secara berkelanjutan. Penerapan manajemen kesiswaan di SMP Negeri Simeulue Tengah belum optimal dalam mencegah bullying akibat lemahnya koordinasi, kebijakan, dan pemahaman peserta didik dan guru tentang dampakb bullying. Diperlukan penguatan karakter, peran guru dan guru bimbingan konseling, kebijakan yang tegas, serta kemitraan berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan komite sekolah.&#13;
&#13;
Kata kunci: Manajemen, Kesiswaan, Bullying.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BULLYING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711865</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 09:46:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-05 10:30:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>