TINGKAT STRES OKSIDATIF ORGAN HATI IKAN ZEBRA (DANIO RERIO) YANG DIPAPAR LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT PADA KONSENTRASI KRONIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINGKAT STRES OKSIDATIF ORGAN HATI IKAN ZEBRA (DANIO RERIO) YANG DIPAPAR LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT PADA KONSENTRASI KRONIK


Pengarang

RIZWAN ALI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Adli Waliul Perdana - 198912122019031013 - Dosen Pembimbing I
Sari Afriani - 198604282023212032 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2111102010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

639.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) merupakan salah satu sumber pencemar perairan yang mengandung bahan organik tinggi dan berpotensi menimbulkan gangguan fisiologis pada organisme akuatik melalui mekanisme stres oksidatif. Paparan limbah secara kronik dapat meningkatkan pembentukan reactive oxygen species (ROS) yang menyebabkan ketidakseimbangan sistem antioksidan sel, terutama pada organ hati yang berperan sebagai pusat metabolisme dan detoksifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stres oksidatif pada organ hati ikan zebra (Danio rerio) akibat paparan limbah cair kelapa sawit pada konsentrasi kronik. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu kontrol (0 mL/L), perlakuan 1 (0,5 mL/L), dan perlakuan 2 (1 mL/L), masing-masing dengan empat ulangan. Paparan dilakukan selama 28 hari dengan pengambilan sampel pada hari ke-0, ke-14, dan ke-28. Parameter yang diamati meliputi aktivitas enzim Superoxide Dismutase (SOD), Catalase (CAT), Glutathione S-Transferase (GST), serta kadar Malondialdehyde (MDA) pada jaringan hati ikan zebra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas SOD dan CAT mengalami peningkatan signifikan pada kelompok perlakuan dibandingkan kontrol, yang mengindikasikan adanya respons adaptif sistem antioksidan terhadap peningkatan stres oksidatif. Sebaliknya, aktivitas GST mengalami penurunan signifikan terutama pada konsentrasi tertinggi, yang menunjukkan keterbatasan kapasitas detoksifikasi pada paparan jangka panjang. Kadar MDA pada kelompok perlakuan lebih tinggi dibandingkan kontrol, mencerminkan terjadinya peroksidasi lipid dan kerusakan membran sel. Temuan ini menunjukkan bahwa paparan kronik limbah cair kelapa sawit pada konsentrasi subletal dapat mengganggu keseimbangan redoks dan menurunkan efektivitas sistem pertahanan antioksidan pada hati ikan zebra. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting dalam penilaian risiko ekologis dan mendukung perlunya pengelolaan limbah kelapa sawit yang lebih ketat untuk melindungi ekosistem perairan.

Palm oil mill effluent (POME) is a major source of aquatic pollution characterized by high organic content and has the potential to induce physiological disturbances in aquatic organisms through oxidative stress mechanisms. Chronic exposure to POME can increase the production of reactive oxygen species (ROS), leading to an imbalance in cellular antioxidant defenses, particularly in the liver, which plays a central role in metabolism and detoxification. This study aimed to evaluate oxidative stress levels in the liver of zebrafish (Danio rerio) following chronic exposure to palm oil mill effluent. The experiment was conducted using a Completely Randomized Design with three treatments: control (0 mL/L), treatment 1 (0.5 mL/L), and treatment 2 (1 mL/L), each with four replicates. Exposure was carried out for 28 days, with sampling performed on days 0, 14, and 28. Oxidative stress responses were assessed by measuring the activities of Superoxide Dismutase (SOD), Catalase (CAT), Glutathione S-Transferase (GST), and the level of Malondialdehyde (MDA) in liver tissues. The results showed that SOD and CAT activities were significantly elevated in the exposed groups compared to the control, indicating an adaptive antioxidant response to increased oxidative stress. In contrast, GST activity significantly decreased, particularly at the highest exposure concentration, suggesting a limitation in detoxification capacity under prolonged exposure. Elevated MDA levels were observed in the treatment groups, reflecting enhanced lipid peroxidation and membrane damage. These findings demonstrate that chronic exposure to sublethal concentrations of palm oil mill effluent disrupts redox balance and impairs antioxidant defense mechanisms in the liver of zebrafish. This study provides important insights into the ecotoxicological effects of palm oil mill effluent and highlights the need for stricter management and treatment of palm oil industry wastewater to mitigate its impact on aquatic ecosystems.

Citation



    SERVICES DESK