<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="1711739">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA) TERHADAP MASKULINISASI LARVA IKAN MOLLY (POECILIA SPHENOPS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RISNA NADIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan molly (Poecilia sphenops) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dalam penjualan ikan hias global. Ikan molly bersifat vivipar, yaitu ikan yang berkembang biak dengan cara melahirkan larva. Permasalahan yang sering dihadapi pada pemijahan ikan molly adalah Persentase benih ikan molly jantan yang di hasilkan umumnya lebih rendah di bandingkan benih ikan molly betina. Maskulinisasi adalah upaya pengarahan kelamin larva untuk meningkatkan persentase benih ikan molly jantan. Buah pare (Momordica charantia) merupakan bahan alami mengandung senyawa alkaloid, saponin, charantin, steroid dan flavonoid yang berpontensi mendukung proses maskulinisasi ikan molly. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman ekstrak buah pare dengan dosis yang berbeda terhadap persentase jenis kelamin ikan molly. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan yaitu tanpa penambahan ekstrak buah pare P0 (kontrol), pemberian ekstrak buah pare dosis 2,5 ml/L (P1), dosis 5 ml/L (P2), dosis 7,5 ml/L (P3), dosis 10 ml/L (P4). Perendaman dilakukan pada larva ikan molly selama 16 jam, sedangkan lama pemeliharaan ikan molly pasca perendaman adalah 49 hari. Hasil penelitian terbaik pada nisbah kelamin ikan diperoleh pada perlakuan (P4) dengan dosis 10 ml/L 79,90%, tingkat kelangsungan hidup (P1) 95%, pertumbuhan panjang mutlak (P2) dengan dosis 5 ml/L 16,01mm, pertumbuhan bobot mutlak (P2) dengan dosis 5 ml/L 0,19 g. Kualitas air pada penelitian ini dengan nilai pH berkisar antara 7,88–8,13, nilai suhu berkisar 28,7–30ºC, sedangkan pada nilai DO diperoleh berkisar antara 3,5–5,8 mg/L.&#13;
&#13;
Kata Penting: Benih, Ikan Hias, Buah Pare&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISH HATCHERIES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISH FARMING - FRESHWATER</topic>
 </subject>
 <classification>639.311</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>1711739</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-02 15:41:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-06 11:01:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>